Bagikan:

JAKARTA. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) membukukan kinerja yang kurang memuaskan di tiga bulan pertama tahun ini. Pemilik Central Park Jakarta ini mencatatkan penurunan pendapatan dan laba bersih di kuartal I 2021.

Dalam laporan keuangan Agung Podomoro Land, dikutip Selasa 20 Juli, perusahaan milik konglomerat Trihatma Haliman ini membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp485 miliar. Jumlah tersebut tercatat anjlok 63,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020 yang mencapai Rp1,32 triliun. 

Agung Podomoro Land juga mencatatkan penurunan laba kotor sebesar 66,2 persen menjadi Rp185 miliar dari sebelumnya Rp548 miliar pada kuartal I 2020. 

APLN pun membukukan laba komprehensif periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp299 miliar pada kuartal I 2021. Capaian ini merosot 47 persen dari perolehan di periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp568 miliar.  

Meski demikian, APLN mencatatkan kenaikan jumlah liabilitas sekitar 2,2 persen menjadi Rp19,5 triliun dari sebelumnya Rp19 triliun. Liabilitas tersebut terdiri dari liabilitas jangka pendek sebesar Rp6,21 triliun dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp13,2 triliun.

Sementara itu, jumlah ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp8,2 triliun dari sebelumnya Rp8,54 triliun di kuartal I 2020.