JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis, 28 Mei 2026 diperkirakan bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Untuk diketahui mengutip Bloomberg, pada hari Rabu, 27 Mei, Kurs rupiah spot di tutup melemah 0,03 persen ke level Rp17.801 per dolar AS.
Sementara itu, kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) pada Selasa, 26 Mei, ditutup turun 0,25 persen ke level harga Rp17.789 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong, menyampaikan bahwa nilai tukar rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS seiring penguatan mata uang Negeri Paman Sam setelah kabar terbaru mengenai serangan AS ke Iran.
Menurutnya kondisi tersebut dinilai semakin memperumit harapan terciptanya perdamaian di kawasan Timur Tengah.
"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang menguat menyusul berita penyerangan terbaru AS ke Iran, memperumit prospek harapan pada perdamaian di timur tengah," ujarnya kepada VOI, Kamis, 28 Mei.
BACA JUGA:
Di sisi lain, ia menambahkan sentimen domestik juga masih cenderung memberikan tekanan terhadap pergerakan rupiah.
"Sentimen domestik masih cenderung menekan rupiah," ucapnya.
Lukman memperkirakan pergerakan rupiah pada Kamis, 28 Mei 2026 akan berada dikisaran Rp17.750-Rp17.900 per dolar AS.