JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 22 April 2026 diperkirakan bergerak datar terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Untuk diketahui mengutip Bloomberg, pada hari Selasa, 21 April, Kurs rupiah spot di tutup menguat 0,15 persen ke level Rp17.143 per dolar AS.
Sementara itu, kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), ditutup naik 0,19 persen ke level harga Rp17.142 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong, menyampaikan bahwa nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak konsolidatif dengan kecenderungan datar pada perdagangan hari ini.
Meski demikian, ia menambahkan pelaku pasar masih bersikap wait and see menjelang pengumuman hasil RDG BI yang dijadwalkan sore nanti.
"Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi datar, dengan imvestor wait and see menantikan hasil RDG BI sore ini," ujarnya kepada VOI, Rabu, 22 April.
BACA JUGA:
Lukman menyampaikan dari sentimen eksternal cenderung beragam seperti perpanjangan gencatan senjata antara AS dan Iran memberikan sedikit dukungan, namun sikap Iran yang menolak melanjutkan perundingan membatasi optimisme pasar.
"Dari perkembangan eksternal, situasi beragam, walau gencatan senjata AS-Iran diperpanjang, namun Iran menolak untuk kembali berunding," ucapnya.
Lukman memperkirakan pergerakan rupiah pada Rabu, 22 April 2026 akan berada di kisaran Rp17.100-Rp17.200 per dolar AS.