BOGOR — Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi atau Hiswana Migas Cabang Bogor mulai menyiapkan Musyawarah Cabang (Muscab) VII. Organisasi ini merupakan wadah pelaku usaha sektor hilir migas, seperti agen LPG, SPBU, dan distribusi bahan bakar.
Muscab VII akan menjadi forum penting untuk memilih kepengurusan baru dan menentukan arah program organisasi periode berikutnya.
Ketua Steering Committee Muscab VII Hiswana Migas Bogor, HMU Kurniadi, mengatakan kepanitiaan sudah resmi dibentuk melalui rapat pengurus pada Jumat, 22 Mei 2026.
“Berdasarkan hasil rapat pengurus, telah dibentuk panitia pengarah atau Steering Committee dan panitia pelaksana atau Organising Committee pelaksanaan Musyawarah Cabang VII Hiswana Migas Bogor,” ujar HMU Kurniadi di Bogor, Senin, 25 Mei.
Pembentukan panitia itu ditetapkan melalui Surat Keputusan Nomor 430.SK/DPCBGR-HM/V/2026.
BACA JUGA:
Dalam keputusan tersebut, tujuh orang masuk dalam Steering Committee atau SC. HMU Kurniadi ditunjuk sebagai ketua dan Rizal Thalib sebagai sekretaris. Lima anggota SC lainnya ialah Sarjono, Bahriun Sinaga, Ali Yogi Ramdani, Handiana, dan Ahmad Fakih.
Untuk Organising Committee atau OC, sebanyak 22 pengurus ditetapkan sebagai panitia pelaksana. Audryan Firandi dipercaya menjadi Ketua OC Muscab VII Hiswana Migas Bogor.
HMU Kurniadi mengatakan Muscab VII menjadi forum penting untuk memperkuat soliditas organisasi. Forum ini juga akan dipakai menyusun program kerja bagi pelaku usaha minyak dan gas di wilayah Bogor.
“Melalui Muscab VII ini, kami berharap dapat menghasilkan keputusan-keputusan organisasi yang mampu memperkuat peran Hiswana Migas Bogor dalam mendukung sektor energi dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Muscab VII akan diikuti anggota dan pengurus Hiswana Migas Cabang Bogor. Selain memilih pengurus baru, forum tertinggi organisasi di tingkat cabang itu akan membahas program kerja organisasi untuk periode berikutnya.