Bagikan:

JAKARTA - PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) telah menyelesaikan pembangunan dua rest area yang berlokasi di STA 71+000 Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 3 Struktur. Dua rest area itu ditargetkan dapat mulai dioperasikan pada awal 2027.

Direktur Operasi III HKI Defi Adrian mengatakan, kedua rest area di Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 3 Struktur masing-masing berada di sisi A dan sisi B.

Rest area tersebut dibangun dengan tipe A dan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti area parkir kendaraan kecil dan besar yang dapat menampung hingga 255 kendaraan untuk sisi A dan 268 kendaraan untuk sisi B.

Kemudian ada toilet umum, musala, restoran, 10 area tenant UMKM, bengkel, gazebo, ruang terbuka hijau hingga sistem pengelolaan sampah dan utilitas.

Dari sisi desain, rest area itu mengusung konsep arsitektur modern dengan bentuk geometris tegas yang dipadukan dengan ornamen lokal khas Palembang berupa bentuk tanjak pada fasad bangunan.

Selain itu, desain rest area tersebut juga mengoptimalkan pencahayaan dan sirkulasi alami, dengan penggunaan roster di beberapa bangunan yang memiliki desain semi terbuka.

"Rest area ini direncanakan dapat mulai dioperasikan pada awal 2027, sehingga diharapkan mampu mendukung peningkatan pelayanan bagi pengguna Jalan Tol Palembang–Betung," ujar Defi dikutip dari keterangan tertulis, Senin, 25 Mei.

Menurut Defi, penyelesaian rest area Palembang–Betung Seksi 3 Struktur tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas istirahat bagi pengguna jalan, tetapi juga memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

"Rest area ini diharapkan dapat menjadi ruang baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya melalui penyediaan area UMKM, keterlibatan tenaga kerja lokal dan penyedia jasa serta supplier lokal," katanya.

Dengan rencana pengoperasian pada awal 2027, Defi berharap, fasilitas tersebut dapat menjadi tempat singgah nyaman sekaligus mendukung kelancaran mobilitas serta mendorong konektivitas dan perekonomian Sumatera Selatan.

"Dengan demikian, manfaat pembangunan infrastruktur ini dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar," pungkasnya.