JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan, pembangunan Bendungan Cibeet dan Cijurey di Jawa Barat rampung pada 2028 guna memitigasi risiko banjir kronis di wilayah Karawang dan Bekasi.
Langkah tersebut diambil menyusul catatan kerugian akibat banjir di hilir DAS Citarum yang mencapai Rp5,6 triliun dalam tujuh tahun terakhir atau setara beban rata-rata Rp800 miliar per tahun.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, penyelesaian proyek itu mendesak untuk menekan risiko destruktif banjir yang mengancam kawasan industri dan pemukiman di dua wilayah penyangga Jakarta tersebut.
"Saya berharap, bisa selesai paling tidak 2027–2028. Jika tidak segera diselesaikan, saya khawatir Karawang dan Bekasi banjir lagi," ujar Dody dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 15 April.
Pemerintah memproyeksikan, operasional kedua bendungan tersebut mampu mereduksi banjir hingga 80 persen dan mengamankan potensi kerugian ekonomi senilai Rp16 triliun dalam jangka waktu 25 tahun.
Secara teknis, Bendungan Cijurey di Kabupaten Bogor dirancang setinggi 78 meter dengan kapasitas tampung 14,37 juta meter kubik guna mereduksi debit banjir sebesar 59,33 persen atau 172,94 meter kubik/detik.
Hingga 10 April 2026, progres fisik Bendungan Cijurey baru menyentuh angka 37,20 persen dengan realisasi penyerapan anggaran sebesar 32,84 persen.
Sementara itu, Bendungan Cibeet disiapkan dengan kapasitas lebih jumbo mencapai 83,28 juta meter kubik untuk mengamankan area terdampak banjir seluas 5.822 hektare (ha) di hilir.
Akan tetapi, proyek Cibeet masih terkendala serius pada pengadaan tanah, yang mana realisasi pembebasan lahan baru mencapai 7,9 persen dari total kebutuhan 1.700,26 ha.
BACA JUGA:
Selain fungsi kendali banjir, Cibeet juga diproyeksikan menyuplai air untuk Daerah Irigasi Tarum Barat seluas 7.800 ha serta pengembangan irigasi baru seluas 1.036,97 ha.
Kementerian PU mengeklaim, terus melakukan optimalisasi konstruksi dan koordinasi lintas sektor guna mengejar ketertinggalan target, terutama pada aspek pembebasan lahan yang masih rendah.
"Pembangunan Bendungan Cijurey dan Cibeet merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan solusi komprehensif terhadap persoalan banjir berulang di kawasan Karawang dan Bekasi," imbuhnya.