JAKARTA - China sepakat membeli 200 pesawat Boeing, kata Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Namun pasar menilai angka itu masih di bawah harapan. Saham Boeing turun 4,7 persen setelah pengumuman tersebut.
Mengutip laporan The Straits Times, Jumat, 15 Mei, kesepakatan bernilai miliaran dolar AS itu akan menjadi pembelian pertama pesawat komersial buatan Amerika oleh China dalam hampir satu dekade.
Sebelumnya, maskapai China diperkirakan bisa membeli hingga 500 pesawat Boeing, termasuk 737 Max dan pesawat berbadan lebar.
“Boeing menginginkan 150, mereka mendapat 200,” kata Trump dalam wawancara dengan program Hannity di Fox News.
Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu di Beijing pekan ini untuk membahas sejumlah isu, mulai dari sanksi, hambatan dagang, hingga perang Iran.
BACA JUGA:
Belum jelas jenis pesawat apa saja yang masuk dalam kesepakatan itu. Boeing juga belum memberikan komentar resmi.
Bagi Boeing, kabar ini tetap penting. Perusahaan itu sudah lama tidak mendapat pesanan besar dari China, pasar penerbangan terbesar kedua di dunia.
Kesepakatan tersebut juga bisa membantu pemulihan keuangan Boeing di bawah CEO Kelly Ortberg. Namun pasar masih menunggu, apakah pesanan itu benar-benar masuk daftar pesanan tetap atau hanya berhenti sebagai kesepakatan pemerintah.
Analis Bloomberg Intelligence George Ferguson mengatakan pesanan 200 jet mengecewakan bagi pasar yang mengharapkan 300 unit atau lebih.
Menurut Ferguson, seperti dikutip Bloomberg, pesanan itu belum akan masuk daftar pasti sebelum dikonfirmasi oleh maskapai pembeli. Ia juga mengingatkan, kesepakatan pembelian pesawat oleh pemerintah China pada masa lalu tidak selalu berujung transaksi final.
Sepanjang dekade ini, China baru memesan 39 pesawat Boeing. Jika kesepakatan terbaru benar-benar berjalan, hal itu bisa menandai kembalinya China membeli pesawat dari AS.
Hubungan Boeing dan China sempat terganggu oleh ketegangan dagang dan larangan terbang panjang 737 Max. China menjadi negara pertama yang melarang pesawat itu terbang setelah dua kecelakaan fatal. Boeing 737 Max baru diizinkan kembali mengudara di China pada 2023.
Saat Boeing tertahan, Airbus lebih dulu merebut momentum. Sejak Juli 2022, maskapai-maskapai besar China telah memesan atau berkomitmen membeli sekitar 700 pesawat Airbus.
China juga mengembangkan pesawat sendiri, C919, untuk bersaing dengan Boeing 737 dan Airbus A320. Pesawat buatan Commercial Aircraft Corp of China itu telah memperoleh lebih dari 1.000 pesanan, terutama dari maskapai China. Namun produksi dan pengirimannya masih berjalan lambat.
Sejak kembali ke Gedung Putih, Trump kerap menonjolkan pembelian Boeing dalam kesepakatan dagang dengan sejumlah negara, termasuk Arab Saudi, Qatar, dan Korea Selatan.
“Boeing memberi saya penghargaan sebagai tenaga penjual terbaik dalam sejarah Boeing,” kata Trump dalam forum bisnis Gedung Putih pada Desember.