Bagikan:

JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengajak masyarakat meraih peluang usaha dengan memanfaatkan rotan sebagai kekayaan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Masyarakat diajak untuk memanfaatkan potensi rotan di Kecamatan Sepaku, yang dapat membuka peluang usaha," ujar Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN Muhsin Palinrungi dilansir ANTARA, Rabu, 15 April.

Otorita IKN tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi masyarakat berbasis budaya lokal, menuju ekosistem yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan

"Rotan dikembangkan sebagai komoditas ekonomi kreatif di IKN," katanya.

Produk kerajinan rotan di Kecamatan Sepaku, merupakan bagian dari upaya pengembangan usaha lokal, lanjut dia, untuk melestarikan budaya lokal dan meningkatkan perekonomian warga.

Otorita IKN mengadakan pelatihan anyaman rotan dan ukir kayu kepada perwakilan dari setiap kecamatan di wilayah delineasi IKN, untuk membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal tersebut.

Diharapkan pelatihan yang diberikan tersebut dapat menjadi langkah dalam melestarikan budaya lokal, jelas Muhsin Palinrungi, sekaligus mendorong lahirnya pelaku ekonomi kreatif baru di wilayah IKN.

Saat ini rotan dapat ditemukan di kawasan hutan yang lebih dalam, salah satunya di sekitar hutan alam Gunung Parung, sekitar 12 kilometer dari Kelurahan Sepaku, dan potensi rotan yang tersedia di wilayah sekitar IKN belum dimanfaatkan secara optimal.

Masyarakat yang mengikuti pelatihan tersebut menyatakan, bahwa pelatihan yang diadakan Otorita IKN dapat menjadi pemicu bagi warga lokal untuk mengolah potensi tersebut menjadi produk bernilai ekonomi.