YOGYAKARTA - Harga minyak bumi memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat dalam dunia energi dan ekonomi global. Harga bahan bakar, biaya transportasi, hingga kondisi ekonomi suatu negara sering kali dipengaruhi oleh naik turunnya harga minyak dunia. Ada organisasi penting yang berperan dalam mengatur produksi dan stabilitas minyak global, yaitu OPEC dan OPEC+. Kedua istilah ini sering muncul dalam berita ekonomi internasional, terutama ketika harga minyak mengalami kenaikan atau penurunan tajam. Namun, masih banyak orang yang belum memahami apa itu OPEC dan OPEC+, bagaimana cara kerjanya, serta mengapa organisasi ini memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian dunia.
Pengertian dan Peran OPEC
Dilansir dari Antara, Organization of the Petroleum Exporting Countries atau OPEC adalah organisasi internasional yang beranggotakan negara-negara penghasil dan pengekspor minyak bumi. OPEC didirikan pada tahun 1960 di Baghdad oleh lima negara pendiri, yaitu Iran, Irak, Kuwait, Arab Saudi, dan Venezuela. Tujuan utama pembentukan OPEC adalah untuk menjaga kestabilan harga minyak dunia dan melindungi kepentingan negara-negara penghasil minyak.
Seiring waktu, jumlah anggota OPEC bertambah dengan bergabungnya beberapa negara lain seperti Uni Emirat Arab, Nigeria, dan Aljazair. Markas besar OPEC saat ini berada di Wina. Organisasi ini memiliki peran penting dalam menentukan kebijakan produksi minyak bagi negara-negara anggotanya.
Cara kerja OPEC cukup sederhana tetapi sangat berpengaruh. OPEC dapat memutuskan untuk mengurangi produksi minyak agar pasokan berkurang dan harga kembali naik ketika harga minyak dunia turun terlalu rendah. Sebaliknya, produksi dapat ditingkatkan agar pasokan bertambah dan harga menjadi lebih stabil ketika harga minyak terlalu tinggi dan dikhawatirkan mengganggu ekonomi global. Negara-negara anggota OPEC menguasai sebagian besar cadangan minyak dunia. Keputusan organisasi ini dapat langsung memengaruhi pasar energi global. Banyak negara, termasuk negara yang bukan anggota OPEC, harus memperhatikan kebijakan organisasi ini karena harga minyak berkaitan erat dengan inflasi, biaya industri, dan pertumbuhan ekonomi.
BACA JUGA:
Apa Itu OPEC+
Selain OPEC, ada juga istilah OPEC+ yang semakin sering dibicarakan dalam beberapa tahun terakhir. OPEC+ adalah kelompok kerja sama antara negara-negara anggota OPEC dengan beberapa negara produsen minyak lainnya yang bukan anggota resmi OPEC. Salah satu negara paling berpengaruh dalam OPEC+ adalah Rusia.
Pembentukan OPEC+ dimulai sekitar tahun 2016 ketika harga minyak dunia mengalami penurunan tajam akibat kelebihan pasokan minyak global. Saat itu, OPEC menyadari bahwa pengaruh mereka saja tidak cukup untuk menstabilkan pasar minyak. Oleh karena itu, mereka bekerja sama dengan negara-negara produsen minyak besar di luar OPEC seperti Rusia, Kazakhstan, dan Meksiko.
Kerja sama dalam OPEC+ bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan produksi minyak sehingga harga minyak dunia dapat lebih terkendali. Pengaruh kelompok ini terhadap pasar minyak menjadi semakin besar Dengan bergabungnya negara-negara non-OPEC. OPEC+ kini mengendalikan sebagian besar produksi minyak global sehingga setiap keputusan yang mereka buat dapat berdampak langsung pada harga minyak internasional.
Contoh nyata pengaruh OPEC+ terlihat saat pandemi COVID-19 pada tahun 2020. Harga minyak sempat jatuh tajam ketika permintaan minyak turun drastis akibat pembatasan aktivitas masyarakat di berbagai negara. OPEC+ sepakat memangkas produksi minyak dalam jumlah besar guna menjaga keseimbangan pasar untuk mengatasi situasi tersebut. Langkah ini membantu menstabilkan harga minyak yang sebelumnya mengalami penurunan ekstrem.
Kebijakan OPEC+ sering menimbulkan perdebatan meski memiliki tujuan menjaga stabilitas pasar. Negara-negara konsumen minyak kadang menganggap pengurangan produksi menyebabkan harga bahan bakar menjadi mahal. Namun di sisi lain, negara produsen berpendapat bahwa stabilitas harga penting agar industri minyak tetap berjalan dan ekonomi mereka tidak terganggu.
OPEC dan OPEC+ merupakan dua kelompok penting yang memiliki pengaruh besar terhadap pasar minyak dan ekonomi dunia. OPEC berfungsi sebagai organisasi negara-negara pengekspor minyak yang bertujuan menjaga stabilitas harga dan produksi minyak global. Sementara itu, OPEC+ adalah bentuk kerja sama yang lebih luas antara OPEC dan negara-negara produsen minyak di luar organisasi tersebut untuk memperkuat pengaruh dalam mengatur pasar energi dunia.
Keputusan yang diambil oleh OPEC dan OPEC+ tidak hanya memengaruhi harga minyak mentah, tetapi juga berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat di berbagai negara. Harga bahan bakar kendaraan, tarif transportasi, biaya produksi industri, hingga inflasi ekonomi dapat dipengaruhi oleh kebijakan mereka. Oleh karena itu, memahami peran OPEC dan OPEC+ menjadi hal penting agar masyarakat dapat lebih memahami dinamika ekonomi global dan alasan di balik perubahan harga energi yang sering terjadi.
Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.