YOGYAKARTA - Kilang minyak adalah fasilitas industri yang berfungsi untuk mengolah minyak mentah ke dalam berbagai produk bernilai tinggi. Antara lain BBM, aspal, LPG, dan bahan baku petrokimia. Kilang termasuk bagian vital dalam rantai pasok energi nasional dan global, sebab, minyak mentah tidak dapat digunakan secara langsung oleh masyarakat. Dalam artikel ini, kita akan membahas pula bagaimana cara kerja kilang minyak.
Apa Fungsi Utama Kilang Minyak?
Dilansir dari laman American Fuel & Petrochemical Manufacturers, fungsi utama kilang minyak yaitu memisahkan, mengubah, dan memurnikan minyak mentah menjadi produk yang sesuai dengan spesifikasi permintaan pasar. Produk utama dari kilang minyak meliputi:
- LPG: Bahan bakar rumah tangga dan industri
- BBM: Premium, Pertamax, Solar
- Petrokimia dasar: Nafta dan propilena untuk industri plastik dan kimia
- Aspal: Infrastruktur jalan
Apa Saja Komponen Utama Kilang Minyak
Crude Distillation Unit (CDU)
CDU adalah Unit distilasi pertama yang berfungsi untuk memisahkan komponen minyak mentah berdasarkan titik didihnya.
Vacuum Distillation Unit (VDU)
Pada tahap ini, residu dari CDU diproses untuk menghasilkan bahan bakar diesel berat dan feedstock cracking.
Hydrocracker Unit
Mengubah fraksi berat menjadi produk ringan dengan kualitas tinggi melalui reaksi dengan hidrogen.
Reforming Unit
Meningkatkan oktan bensin dengan cara mengubah struktur molekul hidrokarbon.
BACA JUGA:
Cara Kerja Kilang Minyak
Kilang minyak memiliki sistem kerja dengan prinsip fisika dan kimia. Pada mulanya, minyak mentah dipanaskan dan dipisahkan berdasarkan titik didih, diubah melalui reaksi kimia untuk peningkatan kualitas, kemudian dimurnikan untuk menghilangkan kontaminan sebelum akhirnya didistribusikan ke pasar.
Tahapan Utama dalam Kilang Minyak
Pemisahan (Separation)
Pada tahap ini, terjadi pemisahan komponen minyak mentah berdasarkan titik didih melalui distilasi.
Konversi (Conversion)
Tahap berikutnya, molekul berat diubah atau dikonversikan menjadi produk ringan seperti bensin dan LPG.
Perawatan (Treating)
Menghilangkan sulfur, nitrogen, dan kontaminan lain agar standar lingkungan terpenuhi.
Proses Pemisahan (Distilasi Atmosferik)
Dalam proses distilasi atmosferik, minyak mentah dipanaskan hingga 350°C-400°C, kemudian dipisahkan dalam kolom fraksionasi menjadi:
- Naphtha (bensin)
- Gas (LPG)
- Kerosin (avtur)
- Residu
- Diesel
Proses Pemisahan: Distilasi Vakum
Residu distilasi atmosferik diolah di distilasi vakum pada tekanan rendah agar titik didih dapat diturunkan. Hasilnya adalah sebagai berikut:
- Heavy gas oil (HGO)
- Vacuum residue untuk aspal atau feed cracking
- Vacuum gas oil (VGO) sebagai feed hydrocracker
Proses Konversi: Cracking dan Reforming
- Thermal Cracking: Pada tahap ini, digunakan suhu tinggi untuk memecah molekul besar menjadi kecil tanpa katalis.
- Catalytic Cracking: katalis pada suhu lebih rendah digunakan untuk efisiensi dan kualitas produk yang lebih baik.
- Reforming untuk Menaikkan Oktan: Mengubah naphtha menjadi bensin beroktan tinggi melalui proses reforming dengan katalis platinum.
Proses Perawatan (Treating dan Blending)
Setelah konversi, produk akan di-treatment untuk menghilangkan sulfur (desulfurisasi) dan kontaminan yang lain. Selanjutnya dilakukan blending (pencampuran) agar BBM memenuhi spesifikasi oktan, cetane, dan emisi.
Jenis Teknologi Modern dalam Kilang Minyak
- Hydrocracking: Menghasilkan produk ringan berkualitas tinggi
- Isomerization: Mengubah struktur isomer untuk meningkatkan kualitas
- Alkylation: Menggabungkan molekul ringan menjadi bensin beroktan tinggi
- Desulfurization: Mengurangi kandungan sulfur hingga ultra low sulfur fuel
Produk Akhir Kilang Minyak dan Penggunaannya
Bentuk produk akhir kilang minyak dan penggunaannya dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari:
- BBM (Premium, Pertamax, Solar): Bahan bakar kendaraan bermotor dan alat berat.
- Aspal: Material infrastruktur jalan, pelabuhan, dan landasan pacu.
- LPG: Bahan bakar rumah tangga, restoran, dan industri kecil.
- Petrokimia Dasar: Nafta untuk industri plastik, propilena untuk kimia dasar dan industri tekstil.
Demikian ulasan mengenai cara kerja kilang minyak, proses kerja, dan bentuk produk akhirnya yang dapat diketahui. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.