Bagikan:

JAKARTA - Emiten konstruksi pelat merah, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) mendapatkan nilai kontrak sebesar Rp1,16 triliun dari pemerintah untuk proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Jawa Timur.

Kontrak pekerjaan SR Tahap II itu ditandatangani di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta, belum lama ini.

Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, proyek tersebut merupakan bentuk komitmen perseroan dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, SR dirancang untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin. Program tersebut sekaligus mendukung agenda peningkatan kualitas SDM menuju visi Indonesia Emas 2045.

Proyek SR di Jawa Timur akan dibangun di empat kabupaten dan satu kota, yakni Gresik, Jombang, Sampang, Tuban dan Surabaya.

"Waskita Karya berupaya menyelesaikan proyek Sekolah Rakyat dengan maksimal serta tepat waktu," ujar Ermy dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 2 Desember.

Sementara itu, lingkup pekerjaan mencakup pembangunan sekolah dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), asrama siswa dan guru, kantin, fasilitas olahraga, rumah ibadah serta gedung serbaguna.

Adapun pada pertengahan November, WSKT juga telah mendapatkan proyek SR di Sulawesi Selatan senilai Rp1,23 triliun yang mencakup lima kabupaten, yakni Wajo, Sidrap, Tana Toraja, Soppeng dan Barru.

Direktur Operasi I Waskita Karya Ari Asmoko menuturkan, penandatanganan kontrak itu menandai peran perseroan dalam mendukung program pembangunan infrastruktur pendidikan prioritas pemerintah yang berfokus pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia Timur.

Targetnya, seluruh bangunan sekolah dapat rampung pada pertengahan 2026 mendatang.