Bagikan:

JAKARTA - Calon Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna ingin menerapkan digitalisasi layanan administrasi pemerintah dengan konsep Pangkalpinang Smart City.

Layanan administrasi itu seperti pembuatan KTP hingga pelayanan untuk lansia, harus serba cepat dengan sistem satu pintu.

”Pangkalpinang harus menjadi kota modern, kota budaya, sekaligus kota ramah investasi. Jadi infrastruktur yang bisa mendukung konsep tersebut harus kita perkuat. Sekarang sebagian pelayanan birokrasi di Pangkalpinang juga sudah digital, nanti kita perkuat lagi,” ujarnya.

Selain konsep Pangkalpinang Smart City, Dessy juga punya visi untuk membangun pariwisata Kota Pangkalpinang.

Budaya kearifan lokal menjadi kekuatan identitas yang memiliki potensi besar untuk menujang kebudayaan daerah terutama di Bangka Belitung.

”Nah, seperti Kota Pangkalpinang memiliki potensi wisata budaya melayu dan Tionghoa yang masih sangat kental. Kehidupan masyarakatnya menunjukkan harmoni antara kedua budaya dan suku lainnya yang ada di sini. Jadi itu yang harus dieksplor lebih jauh lagi,” ungkap Dessy.

Tradisi seperti Ceng Beng dan Nganggung juga dipastikan harus terus dijaga.

”Jadi kita Bersama-sama masyarakat Pangkalpinang melakukan modernisasi tanpa kehilangan identitas budaya kita. Malah harus dilestarikan dan menjadi daya tarik pariwisata, asal dikemas dengan serius dan lebih terkoordinir,” paparnya lagi.