Bagikan:

JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat, 22 Agustus 2025, akan berpotensi bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Untuk diketahui mengutip Bloomberg, pada hari Kamis, 21 Agustus 2025, Kurs rupiah spot di tutup melemah 0,10 persen ke level Rp16.288 per dolar AS. Sementara itu, kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ditutup naik tipis 0,05 persen ke level harga Rp16.283 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan bahwa nilai tukar rupiah akan melemah terhadap dolar AS.

Ia menyampaikan penguatan dolar AS didorong oleh pernyataan hawkish dari Pemimpin The Fed yang tidak mendukung pemangkasan suku bunga.

"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang menguat oleh pernyataan hawkish Presiden the Fed Kansas Jeffrey Schmid akan resiko inflasi dan Presiden the Fed Cleveland Beth Hammack yang tidak mendukung pemangkasan suku bunga," ujarnya dalam keterangannya, Jumat, 22 Agustus.

Selain itu, ia menambahkan bahwa penguatan dolar AS juga mendapat dukungan dari data PMI dan sektor perumahan AS yang lebih kuat dari perkiraan.

Lukman menyampaikan pergerakan rupiah pada Jumat, 22 Agustus 2025, diproyeksikan akan bergerak dalam kisaran Rp16.250 per dolar AS hingga Rp16.400 per dolar AS.