Bagikan:

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan inovasi transportasi yakni pengembangan Kereta Penumpang Kelas Ekonomi (K3) Khusus Petani-Pedagang yang saat ini tengah dimodifikasi di UPT Balai Yasa Surabaya Gubeng.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan kereta khusus petani dan pegadang tersebut sedang dilakukan percobaan. Adapun pembahasan teknis sudah dilakukan sejak Mei 2024 dan kemudian diwujudkan melalui proses modifikasi sarana.

Terkait dengan harga tiket, Bobby bilang, perseroan akan melihat respons masyarakat atas layanan kereta petani dan pedagang ini. Setelah itu, kata dia, dapat menentukan nilai ekonomi dari operasional jenis kereta tersebut.

“KA petani dan pedagang, itu sekarang dinamic trial. Untuk hal ini kita akan lihat feedback-nya, sehingga kami bisa menentukan nilai ekonominya yang untuk menumbuhkan pertumbuhan dari petani dan pedagang yang mengangkut komoditasnya dengan kereta api,” ujarnya dalam rapat dengan Komisi VI di gedung DPR RI Jakarta, ditulis Kamis, 21 Agustus.

Sekadar informasi, Kereta Penumpang Kelas Ekonomi (K3) Khusus Petani-Pedagang ini dirancang untuk membantu mobilitas para petani dan pedagang, sekaligus memudahkan pengangkutan hasil panen maupun barang dagangan secara lebih leluasa, aman, dan efisien.

Kereta Petani-Pedagang ini merupakan hasil modifikasi dari kereta kelas bisnis dan ekonomi yang saat ini tengah memasuki tahap pengujian.

Uji statis telah dilaksanakan pada 14 hingga 15 Agustus 2025 di UPT Balai Yasa Surabaya Gubeng, kemudian dilanjutkan dengan uji dinamis pada 15 Agustus 2025 dengan rute Surabaya Gubeng–Lamongan (pulang-pergi).

Selain perubahan tata letak tempat duduk, sejumlah detail teknis juga dimodifikasi agar sesuai dengan kebutuhan khusus ini. Lebar pintu bordes diperbesar dari 800 mm menjadi 900 mm, sekat partisi dan bordes dihilangkan untuk memperlancar akses barang, dan jumlah kursi disesuaikan menjadi 73 dari sebelumnya 106 tempat duduk.

KAI juga tetap menyediakan toilet satu unit per gerbong kereta. Selain itu, rak bagasi juga dipertahankan untuk kenyamanan penumpang.