JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 16 Juli diperkirakan akan bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Untuk diketahui mengutip Bloomberg, pada hari Selasa, 15 Juli, Kurs rupiah spot di tutup turun 0,10 persen ke level Rp16.267 per dolar AS. Sementara itu, kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ditutup melemah 0,21 persen ke level harga Rp16.281 per dolar AS.
Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menyampaikan bahwa pasar saat ini fokus pada data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan Juni, yang akan dirilis.
Menurutnya, data ini diharapkan memberikan wawasan lebih lanjut mengenai dampak ekonomi dari tarif yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump.
"Ketua The Fed, Jerome Powell, mengatakan ia memperkirakan tarif akan mendorong inflasi lebih tinggi pada musim panas ini, yang kemungkinan akan membuat bank sentral menunda kebijakan moneternya hingga akhir tahun," ujarnya dalam keterangannya, dikutip Rabu, 16 Juli.
Selain itu, ia menyampaikan ekonomi Tiongkok tumbuh 5,2 persen secara year-on-year pada kuartal kedua tahun 2025, sedikit di atas ekspektasi pasar sebesar 5,1 persen, didukung oleh ekspor yang tangguh dan stimulus pemerintah.
Di sisi lain, Trump melanjutkan ancaman tarifnya menjelang tenggat waktu 1 Agustus, dengan ancaman terbaru yang ditujukan kepada Uni Eropa dan Meksiko.
"Sehari sebelumnya, Trump juga mengancam akan mengenakan tarif sekunder sebesar 100 persen terhadap Rusia jika Presiden Vladimir Putin tidak mencapai kesepakatan dalam 50 hari untuk mengakhiri perang di Ukraina," tuturnya.
BACA JUGA:
Menurutnya meskipun berbagai ancaman tarif tersebut belum berdampak signifikan terhadap pergerakan pasar secara keseluruhan, para pelaku pasar tetap berhati-hati.
Ibrahim menyampaikan para pedagang mempertimbangkan kemungkinan AS benar-benar memberlakukan tarif tinggi terhadap negara-negara yang masih berdagang dengan Rusia, dan memilih untuk menahan diri dari pengambilan posisi besar di tengah ketidakpastian yang tinggi.
Ibrahim memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif namun ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 16 Juli 2025 dalam rentang harga Rp16.260 - Rp16.300 per dolar AS.