JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) angkat suara soal 14 eks karyawan PT Lion Mentari Airlines atau Lion Air yang masuk ke Garuda Indonesia dan mendapat gaji sebesar Rp117 juta per bulan.
Sekadar informasi, kabar terkait 14 eks karyawan Lion Air yang masuk ke Garuda Indonesia ini sempat viral di media sosial.
Adapun saat ini Garuda Indonesia dipimpin oleh Wamildan Tsani yang merupakan mantan CEO Lion Air.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, 14 eks karyawan Lion Air tersebut terdiri dari beberapa jabatan.
Mulai dari jabatan CEO Officer Specialist Garuda Indonesia dengan gaji mulai Rp52 juta hingga Rp117 juta.
Lalu, Senior Lead Professional dengan gaji Rp31,2 juta.
Kemudian, Protokol Dirut dengan gaji Rp31,2 juta dan Protokol Ibu Dirut dengan gaji sebesar Rp25 juta.
Menanggapi hal ini, Direktur Human Capital & Corporate Service Garuda Indonesia Enny Kristiani mengatakan, Garuda Indonesia memahami perhatian publik yang timbul, menyusul berkembangnya informasi daftar nama pegawai tersebut di media sosial.
Enny pun membenarkan sejumlah nama yang tertera dalam daftar yang beredar di media sosial, saat ini memang tercatat sebagai CEO Office Specialist hingga Lead Professional di Garuda Indonesia.
Lebih lanjut, Enny bilang, mereka bertugas membantu Wamildan Tsani dalam hal fungsi strategis berdasarkan keahlian masing-masing, mulai dari tataran perencanaan pengembangan bisnis, operasional, komersial, pengembangan jaringan hingga dukungan dalam lingkup general affairs.
“Dapat kami tegaskan proses penerimaan pegawai tersebut, dilakukan sesuai ketentuan rekrutmen kepegawaian yang berlaku di Perusahaan, yakni keseluruhan pegawai tersebut berstatus sebagai pegawai pro hire dengan kontrak kerja waktu tertentu,” tuturnya dikonfirmasi VOI, Rabu, 5 Maret.
Meski begitu, Enny menekankan, informasi yang beredar di media sosial baik yang terkait dengan tugas, fungsi dan remunerasi tidak sepenuhnya valid.
“Kami turut menyayangkan adanya penyebarluasan informasi yang tidak sesuai dengan kondisi faktual. Untuk itu, kami ingin mengajak publik agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi yang validitas datanya belum dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
BACA JUGA:
Terkait dengan komponen remunerasi yang diterima 14 eks karyawan Lion Air tersebut, Enny mengatakan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan remunerasi kepegawaian Garuda Indonesia yang turut mengacu pada market benchmark industri yang berlaku saat ini.
“Dapat kami pastikan Garuda Indonesia berkomitmen untuk senantiasa mengedepankan tata kelola organisasi dan human capital yang baik, termasuk dengan mengedepankan prinsip good corporate governance di dalamnya serta mengacu pada business & industrial practice yang berlaku,” ucapnya.