JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Tri Winarno memberi sinyal akan membuka keran ekspor konsentrat tembaga bagi PT Freeport Indonesia (PTFI).
Dikatakan Tri, pihaknya mendukung ekspor konsentrat tembaga setelah investigasi atas kejadian kebakaran pada smelter di Gresik selesai dilakukan.
"Mendukung. Mendukung tapi syarat dan ketentuan berlaku lah," ujar Tri kepada awak media di Gedung Kementerian ESDM, Jumat, 14 Februari.
Dikatakan Tri, kegiatan investigasi atas insiden kebakaran tersebut telah selesai dilakukan dan tidak ditemukan unsur kesengajaan.
"Enggak ada unsur kesengajaan. Kalau misalnya sengaja, asuransi dia nggak cair. Itu kan diasuransikan ya," lanjut Tri.
BACA JUGA:
Di sisi lain, kata Tri, saat ini gudang penyimpanan atau stockpile milik PTFI sudah penuh karena tidak ada kegiatan ekspor konsentrat tembaga yang juga berimbas pada penurunan produksi hingga 40 persen.
"Kalau stockpile penuh kan otomatis di produksinya akan turun," tandas Tri.