Saat Ganjar Pranowo Apresiasi Proyek Tol Semarang-Demak, Ini Kata Komisaris PTPP Andi Gani Nena Wea
Komisaris Utama PTPP Andi Gani Nena Wea bersama dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: Dok. PTPP)

Bagikan:

JAKARTA - Andi Gani Nena Wea selaku Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PT PP (Persero) Tbk (PTPP) bersama dengan Ganjar Pranowo selaku Gubernur Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 yang berlokasi di Provinsi Jawa Tengah pada Jumat 26 November.

Dalam kunjungan kerja ke proyek jalan tol tersebut juga turut dihadiri oleh jajaran Manajemen PTPP lainnya, yaitu Nur Rochmad selaku Komisaris Independen, Ernadhi Sudarmanto selaku Komisaris, Yul Ari Pramuraharjo selaku Direktur Operasi Bidang Infrastruktur, dan Yuyus Juarsa selaku SVP Corporate Secretary PTPP.

Dalam keterangan Badan Penyelenggara Jalan Tol (BPJT) menyebutkan Jalan tol dengan panjang 26,7 km ini terbagi menjadi dua seksi, yakni Seksi 1 (Semarang/Kaligawe-Sayung) sepanjang 10,39 kilometer porsi Pemerintah dan Seksi 2 (Sayung-Demak) sepanjang 16,31 kilometer porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak (PPSD).

PPSD merupakan salah satu anak usaha PTPP yang bergerak di bidang pengembangan dan pengelolaan jalan tol. Selain sebagai investor, PTPP juga berperan selaku kontraktor dalam pembangunan jalan tol tersebut. Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) memiliki panjang lintasan 16,31 kilometer di mana dimulai dari Sayung STA 10+394 sampai dengan STA 26+704.

Sampai dengan pekan kedua November 2021, progres pembangunan jalan tol tersebut telah mencapai 58,55 persen di mana lebih cepat dari yang direncanakan. Adapun lingkup pekerjaannya, antara lain pekerjaan Slob on Pile sepanjang 9,492 kilometer, pekerjaan timbunan sepanjang 6,144 km, dan pekerjaan struktur jembatan sepanjang 0,679 km.

Proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 ini ditargetkan akan selesai pada tahun 2022 mendatang. Pembangunan proyek jalan tol ini sangat menerapkan performance QHSE di mana sampai saat ini nihil kecelakaan proyek (zero fatality).

Kehadiran Jalan Tol Semarang-Demak yang terintegrasi dengan tanggul laut Kota Semarang tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan Pusat Ekonomi baru di Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, dengan kehadiran jalan tol tersebut diharapkan dapat membuka akses baru dan semakin mempermudah akses yang sudah ada sebelumnya.

Ganjar Pranowo selaku Gubernur Provinsi Jawa Tengah mengapresiasi bahwa dengan adanya pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 yang dibangun oleh PTPP ini telah membantu penyerapan lokal sebanyak 650 orang. Lanjut Ganjar, dengan adanya penyerapan tenaga kerja di daerah setempat, akan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

"Titip ya mas dalam menjaga prokes, titip keselamatan kerja karena itu bagian dari caraa kita menjaga kawan-kawan yang bekerja," ujar Ganjar Pranowo dalam sambutannya.

"Kami sangat mengapresiasi pekerjaan pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 ini di mana progres pekerjaan dapat terealisasi dengan baik terutama di masa pandemi COVID-19 ini. Kami mengharapkan proyek strategis tersebut dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang ditargetkan tentunya dengan kualitas terbail," Andi Gani Wea.

"Selain itu, kami menegaskan agar tim proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 ini terus meningkatkan kualitas pekerjaan, tetap disiplin, dan menjaga performance QHSE di lingkungan kerja maupun lingkungan proyek. Tidak lupa sebagai salah satu perusahaan BUMN agar terus meningkatkan tanggung jawab sosial dan lingkungan terutama kepada masyarakat sekitar," imbuh Andi Gani Wea.