<i>Update</i> COVID-19 per 24 Oktober: 623 Kasus Positif Se-Indonesia, Jakarta Sumbang 131 Kasus Baru
ILUSTRASI ANTARA

Bagikan:

JAKARTA -Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis data perkembangan penanganan COVID-19. Berdasarkan hasil pemeriksaan 214.745 spesimen per 24 Oktober, ditemukan 623 kasus konfirmasi positif COVID-19 di seluruh Indonesia.

"Total akumulasi kasus positif sejak COVID-19 ditemukan di Indonesia mencapai 4.240.019 orang," dikutip dari data Kemenkes, Minggu, 24 Oktober.

Sedangkan penambahan kasus sembuh jumlahnya melebihi dari kasus positif. Tercatat, 1.037 orang dilaporkan sembuh dari COVID-19. Dengan penambahan itu, total akumulatif kasus sembuh mencapai 4.082.454 orang.

Sementara untuk kasus meninggal akibat COVID-19 tercatat bertambah 29 orang. Dengan penambahan ini, total akumulatif kasus meninggal menjadi 143.205 orang.

Masih merujuk data Kemenkes, provinsi dengan jumlah penambahan kasus positif terbanyak yakni, DKI Jakarta. Tercatat 131 orang dinyatakan positif COVID-19.

Kemudian, provinsi Jawa Barat juga tercatat memiliki jumlah kasus konfirmasi positif yang tinggi. Sebanyak 77 orang terpapar COVID-19.

Dalam data Kemenkes, Jawa Tengah pun melaporkan masih terjadi penambahan kasus positif sebanyak 57 kasus. Selanjutnya, Jawa Timur dengan 54 kasus.

Di sisi lain, untuk kasus sembuh paling banyak ditemukan di Provinsi Banten dengan 149 kasus.

Kemudian, provinsi kedua dengan kasus sembuh terbanyak yakni, Jawa Tengah dengan 141 kasus. Selanjutnya, DKI Jakarta dengan 128 kasus.


Sejauh ini, tercatat 18 provinsi yang melaporkan penambahan kasus di bawah 10. Beberapa di antaranya, Papua, Lampung, Bengkulu, Gorontalo, dan Jambi.

Bahkan, ada 4 provinsi yang melaporkan tak ditemukannya kasus positif. Misalnya, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, dan Papua Barat.

Pada data itu tertera jumlah spesimen yang sudah diperiksa mencapai 45.045.743. Rinciannya, sebanyak 27.378.240 spesimen diperiksa menggunakan real time polymerase chain reaction (RT-PCR), 242.333 spesimen menggunakan tes cepat molekuler (TCM), dan 17.425.170 spesimen dengan pemeriksaan antigen.

"Jumlah hasil positif per hari ini dengan jumlah spesimen yang diperiksa (positivity rate) sebanyak 0,46 persen," tulisnya.

Untuk jumlah orang yang diduga tertular COVID-19 atau yang saat ini dikategorikan sebagai kasus suspek, tercatat di angka 5.104 orang. Saat ini, 510 kabupaten/kota dari 34 provinsi telah memiliki kasus COVID-19.