Bagikan:

JAKARTA – MH, inisial, babak belur dihajar puluhan warga Jalan Karet Pasar Baru Barat 1, Jakarta Pusat. Bukan tanpa alasan MH dipukuli, dia jadi sasaran empuk tinju warga karena ketahuan merampok kios cuci pakaian (laundry) kiloan.

Kanit Reskrim Polsektro Tanah Abang AKP Haris mengatakan, beruntung aksi pria 32 tahun ini dapat diketahui warga setempat, sehingga pelaku terkepung tak bisa melarikan diri.

"Pelaku membekap korban dengan satu tangan, kemudian menduduki perut korban. Pelaku juga memegang sebilah pisau yang ditempelkan dileher korban sambil berkata "diam!," terang AKP Haris saat ditanya VOI adanya perampokan di jalan Karet, Pasar Baru, Senin 16 Agustus.

FJ, 28 tahun, perempuan yang berhadapan langsung dengan MH. FJ menceritakan, pelaku juga sempat berkata jika dirinya hanya ingin mengambil (curi) uang saja. Tidak ada tujuan lain selain mencuri.

"Jadi tersangka ini sempat mengaku hanya ingin ambil uang. Tapi pada saat ada kesempatan, korban berusaha melepaskan diri dan lari mendekati pintu," ujarnya.

Namun tersangka kembali menarik korban. Korban lantas merebut pisau yang dipegang pelaku hingga korban terjatuh.

"Ketika korban terjatuh, pelaku kembali menduduki perut korban. Wajahnya diremas, tangan korban pun diikat dengan seutas tali tas kain warna biru. Mulut korban disumpal dengan sarung bantal," katanya.

Pelaku diamankan warga ketika hendak melarikan diri. Atas ulahnya, pelaku dijerat 365 KUHP Jo.53 KUHP atau Pasal 335 ayat (1) KUHP.

"Pelaku mantan karyawan disitu. Dia memang niatnya unuk (merampok) mencuri tapi keburu ketahuan warga," tambahnya.