Kabar Bahagia, Pasien Sembuh dari COVID-19 di Palangka Raya Makin Banyak
Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah (ANTARA/Rendhik Andika)

Bagikan:

PALANGKA RAYA - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Umi Mastikah mengatakan, 30 orang pasien COVID-19 di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah itu dinyatakan sembuh sehingga akumulasi masyarakat sembuh dari virus corona tersebut mencapai 6.647 jiwa atau 88,82 persen dari total kasus positif.

"Data tersebut berdasarkan laporan Satgas COVID-19 kemarin, 2 Juli. Meski tingkat kesembuhan tinggi tapi protokol kesehatan harus terus diterapkan," kata Umi di Palangka Raya, Sabtu 3 Juli.

Apalagi, lanjut dia seperti dilansir Antara, Satgas Palangka Raya masih mencatat penambahan 78 kasus positif COVID-19 sehingga akumulasi warga setempat yang positif terjangkit virus tersebut mencapai 7.484 orang.

Selanjutnya berdasarkan data Satgas COVID-19 Palangka Raya di wilayah "Kota Cantik" itu warga yang positif dan masih menjalani perawatan sebanyak 608 orang atau 8,12 persen dari total kasus positif.

Dari seluruh kasus COVID-19 yang ada juga tercatat sebanyak 229 orang di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini meninggal dunia usai terjadi penambahan dua kasus warga meninggal karena paparan COVID-19. Sementara masyarakat yang berstatus suspek COVID-19 tercatat 1.234 orang.

Data tersebut berhasil dihimpun dari seluruh wilayah di Kota Palangka Raya mencakup lima kecamatan yang meliputi 30 kelurahan. Bertambahnya kasus COVID-19 tersebut menurut wanita yang menjadi wakil wali kota pertama di Palangka Raya itu juga bentuk keberhasilan tim kesehatan dalam melakukan penelusuran kontak erat antara masyarakat dengan pasien positif.

Sebagai upaya pemutusan rantai penyebaran COVID-19, Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui tim gugus tugas terus melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, deteksi dini, pengamanan hingga penanganan kasus.

COVID-19. (Ilustrasi UNPLUSH)
COVID-19. (Ilustrasi UNPLUSH)

 

Pemerintah Kota Palangka Raya pun mengajak masyarakat di wilayah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah itu untuk selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19 sebagai upaya meminimalkan potensi dan mencegah mata rantai penyebaran COVID-19 yang tak kunjung usai.

Selain itu juga mengajak warga di kota setempat turut menyukseskan pelaksanaan vaksin COVID-19 terutama yang menjadi sasaran dan masuk kriteria termasuk para lansia di kota setempat sehingga target capaian vaksin yang ditetapkan pemerintah segera tercapai.