Bagikan:

JAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengungkap kronologi meninggalnya seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman yang diduga tersengat listrik di kawasan Sanur, Denpasar, Bali.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Bali AKBP Rina Isriana Dewi mengatakan korban diketahui bernama Patrick Paffrath (53), warga negara Jerman yang tinggal di Jalan Kutat Lestari Gang Pelanggi Nomor 14, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WITApada Senin (25/5).

"Diduga korban meninggal dunia akibat tersengat listrik karena adanya korsleting padawater heater,"kata Rina dilansir ANTARA, Selasa, 26 Mei.

Dia menjelaskan berdasarkan keterangan saksi yang juga istri korban YP sebelum kejadian korban dan saksi sama-sama mandi di kamar mandi yang berbeda sekitar pukul 17.40 WITA.

"Setelah selesai mandi, saksi curiga karena korban belum keluar dari kamar mandi. Saat dicek, korban ditemukan dalam posisi seperti sujud dan tidak bergerak,"ujar Rina.

Saksi kemudian meminta pertolongan warga sekitar.

Saat warga membantu mengangkat tubuh korban dari kamar mandi ke tempat tidur, salah seorang warga mengaku sempat tersengat listrik ketika memegang selangshowerdi kamar mandi tersebut.

Saksi lainnya, Yohanes Mamude, juga mengaku merasakan sengatan listrik dari selangshowersaat hendak mengevakuasi korban.

Petugas dari Polsek Denpasar Selatan yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi.

Korban kemudian dibawa ke RS Bali Mandara menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar, namun dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis rumah sakit.

Dari hasil pemeriksaan awal Tim Identifikasi Polresta Denpasar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Namun ditemukan luka bakar di bagian punggung belakang korban serta bekas kulit menempel pada selangshowerkamar mandi.

Saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa saksi-saksi dan melengkapi administrasi penyidikan.