JAKARTA - Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan selama dua hari terakhir, pasukan pertahanan udara negara itu menanggapi enampesawat nirawakatau drone, tiga di antaranya muncul di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Barakah.
Drone-drone tersebut dilaporkan berasal dari Irak.
"Kementerian Pertahanan mengumumkan bahwa selama 48 jam terakhir, sistem pertahanan udara UEA berhasil mendeteksi dan mencegat enam UAV musuh yang berupaya menyasar area sipil dan vital di negara tersebut," tulis Kementerian Pertahanan UEA di X dilansir ANTARA dari Sputnik, Rabu, 20 Mei.
Hasil pelacakan dan pemantauan teknis menunjukkan bahwa ada tiga drone, dua di antaranya telah dinetralisir, sementara yang ketiga menabrak generator listrik di luar perimeter dalam pabrik, kata kementerian tersebut.
"Selain itu, semua UAV yang dicegat berasal dari wilayah Irak," imbuh kementerian tersebut.
Pada Minggu, Kementerian Pertahanan UEA mengatakan bahwa dua drone berhasil dicegat, dan yang ketiga menghantam generator listrik di luar perimeter dalam pembangkit listrik tenaga nuklir Barakah.
BACA JUGA: