Bagikan:

JAKARTA - Perusahaan nuklir milik negara Rusia, Rosatom, akan menandatangani tiga nota kesepahaman (MoU) kerja sama selama kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke China, termasuk tentang penelitian termonuklir.

Putin melakukan kunjungan resmi ke China pada Selasa dan Rabu (20/5) atas undangan Presiden China Xi Jinping.

Pada Senin (18/5), asisten presiden Rusia, Yury Ushakov, mengatakandelegasi dalam kunjungan Rusia sangat representatif, mencakup lima wakil perdana menteri, delapan menteri, kepala bank sentral, kepala perusahaan negara, dan kepala daerah.

"Tiga memorandum telah disiapkan untuk penandatanganan kunjungan Vladimir Vladimirovich Putin,"kata CEO RosatomAlexey Likhachevpada Selasa, 19 Mei dilansir ANTARA dari Sputnik.

.

Kesepahaman itu salah satunya tentang pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk energi nuklir dan Rosatom siap untuk berbagi pengalamannya.

"Kami menandatangani perjanjian dengan Departemen Sains dan Teknologi tentang pekerjaan di bidang energi termonuklir dan penelitian termonuklir," ujarLikhachev.

CEO tersebut menyebut China semakin menunjukkan minat pada kerja sama di Jalur Laut Utara setiap bulannya.