JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Hari Selasa, Ia akan melakukan pembicaraan panjang dengan Presiden Xi Jinping tentang perang di Iran selama kunjungannya ke Tiongkok mendatang, tetapi menambahkan Ia tidak berpikir membutuhkan bantuan Xi.
"Saya rasa kita tidak membutuhkan bantuan apa pun terkait Iran. Kita akan memenangkannya dengan satu atau lain cara, secara damai atau sebaliknya," kata Trump kepada wartawan saat meninggalkan Gedung Putih menuju Tiongkok, melansir Al Arabiya dari Reuters (13/5).
Para pemimpin dua ekonomi terbesar di dunia akan mengadakan pembicaraan tatap muka pertama mereka dalam lebih dari enam bulan saat mereka mencoba menstabilkan hubungan yang tegang akibat perdagangan, perang AS dan Israel dengan Iran, dan area perselisihan lainnya.
Trump menuju Tiongkok di tengah perang Iran yang belum terselesaikan dengan negosiasi diplomatik untuk mengakhirinya yang menemui jalan buntu. Diketahui, Negeri Tirai Bambu mempertahankan hubungan dengan Iran dan tetap menjadi konsumen utama ekspor minyaknya.
Trump telah mengandalkan China untuk menggunakan pengaruhnya guna mendorong Teheran untuk mencapai kesepakatan dengan Washington dan mengakhiri konflik yang dimulai ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari.
BACA JUGA:
Politisi Partai Republik itu dijadwalkan tiba di Beijing pada Hari Rabu, menjelang pembicaraan yang akan berlangsung pada Hari Kamis dan Jumat. Ini akan menjadi kunjungan pertamanya ke China sejak 2017.
Ia kemudian mengatakan kepada wartawan: "Kita memiliki banyak hal untuk dibahas. Sejujurnya, saya tidak akan mengatakan Iran adalah salah satunya, karena kita telah mengendalikan Iran dengan sangat baik."