JAKARTA - Gerakan pejuang Lebanon, Hizbullah, pada Selasa mengatakan mereka telah melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan pada sehari sebelumnya.
"Untuk membela Lebanon dan rakyatnya, serta sebagai tanggapan atas pelanggaran gencatan senjata oleh musuh Israel, serangan terhadap warga sipil, dan penghancuran rumah dan permukiman di Lebanon selatan, kelompok perlawanan Islam telah melakukan 20 operasi militer pada 11 Mei 2026," kata Hizbullah dilansir ANTARA dari Sputnik, Selasa, 12 Mei.
Serangan tersebut menargetkan konsentrasi pasukan dan peralatan Israel di daerah Taybeh, Tayr Harfa, El Biyada, Naqoura, Rshaf, Deir Seryan, Adaisseh, dan Sarbin.
BACA JUGA:
Hizbullah juga mengatakan telah melakukan serangan menggunakan drone tempur, artileri, dan rudal, serta menghancurkan tank Merkava, kendaraan teknik D9, dan kendaraan Hummer milik tentara Israel.
Selain itu, sebuah drone milik pasukan Zionis tersebut telah dicegat di dekat Kota Tyre menggunakan rudal permukaan-ke-udara, kata Hizbullah.