JAKARTA - Sedikitnya lima orang tewas dalam serangan Israel di Jebchit, Lebanon selatan.
Al Jazeera mengutip Kementerian Kesehatan Lebanon menyebutkan serangan Israel ini melukai seorang tentara dan 21 penduduk.
Korban luka-luka dalam serangan pada Selasa malam 28 April itu termasuk empat anak dan sembilan wanita.
Israel secara terang-terangan melanggar gencatan senjata selama 10 hari yang telah disepakatinya dengan Pemerintah Lebanon.
Kelompok penentang agresi di Lebanon, Hizbullah, telah mengajak Pemerintah Lebanon dipimpin Presiden Joseph Aoun untuk dialog internal menyelesaikan serangan Israel.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hizbullah Naim Qassem mengatakan mendorong dialog internal Lebanon daripada mengejar kesepakatan dengan Israel.
“Pemerintah Lebanon bertanggung jawab untuk menghentikan negosiasi langsung dengan musuh Israel dan mengadopsi negosiasi tidak langsung, serta membatalkan keputusannya pada bulan Maret yang mengkriminalisasi perlawanan dan basis publiknya, yang lebih dari setengah rakyat Lebanon, sehingga dapat melakukan dialog internal yang mengutamakan kepentingan Lebanon di atas segalanya tanpa tunduk pada perintah Israel dan asing,” kata Qasim pada Senin 27 April.