JAKARTA - Sebanyak 10 jenazah korban kecelakaan rangkaian KRL dengan nomor perjalanan PLB 5568A relasi Cikarang-Bekasi yang tertabrak KA Argo Bromo Anggrek (PLB 4B) relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Bekasi Timur hingga kini masih belum teridentifikasi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, seluruh jenazah tersebut saat ini berada di RS Polri Kramat Jati dan masih menjalani proses identifikasi oleh tim forensik.
“Saat ini terdapat 10 jenazah korban yang berada di RS Polri Kramat Jati dan masih dalam proses identifikasi karena belum diketahui identitasnya,” kata Budi, Selasa, 28 April 2026
Dengan demikian, Budi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga pascakecelakaan tersebut agar segera mendatangi RS Polri Kramat Jati untuk membantu proses pencocokan data ante mortem dan post mortem.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera mendatangi RS Polri Kramat Jati guna membantu proses identifikasi,” ujarnya.
Selain proses identifikasi korban meninggal, polisi juga memastikan penanganan terhadap korban luka terus dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan. Pendataan seluruh korban hingga kini masih berlangsung seiring proses evakuasi dan penanganan di lokasi kejadian.
BACA JUGA:
Diketahui, jumlah korban dalam kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, terus bertambah. Hingga Selasa 28 April pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali menyampaikan duka mendalam atas tragedi tersebut. KAI juga memastikan seluruh penanganan korban dilakukan secara hati-hati, terkoordinasi, dan mengutamakan keselamatan.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban meninggal dunia serta keluarga yang ditinggalkan. Ia juga mendoakan para korban luka agar segera pulih.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan, serta kepada seluruh pelanggan yang terdampak,” ujarnya dalam keterangan resmi.