JAKARTA - Sedikitnya dua remaja berencana melakukan aksi menabrakan diri menggunakan mobil ke kerumunan warga Yahudi depan rumah ibadah sinagoge di Hiustin, texas, ditangkap.
Siaran pers Departemen Kepolisian Houston dikutip dari AP pada Jumat 24 April menyatakan, seorang remaja berusia 16 tahun yang tidak disebutkan namanya ditangkap atas dugaan terlibat pembunuhan berencana yang berhubungan dengan "ancaman yang ditujukan kepada lembaga-lembaga Yahudi tertentu di wilayah kami".
Sementara remaja satu lagi menurut catatan penjara Davidson County, sama-sama ditangkap pada Rabu dan diamankan pada Kamis pekan ini bernama Angelina Han Hicks, 18 tahun, dari Lexington, Carolina Utara.
Hick yang merupakan warga AS didakwa berkonspirasi dengan seorang "laki-laki" untuk melakukan pembunuhan dan penyerangan terhadap anggota jemaat Beth Israel di Houston pada 21 April 2028, menurut surat perintah yang memuat dua dakwaan kejahatan terhadapnya.
BACA JUGA:
Terpisah, Kantor FBI di Charlotte juga mengkonfirmasi penangkapan seorang remaja terkait dengan rencana tersebut dan didakwa di Harris County, Houston, Texas.
Menjelaskan mengapa penahanan Hicks diperlukan, Hakim Pengadilan Distrik Carlton Terry menjelaskan karena pencegahan dari niat remaja tersebut.
Penangkapan dua rermaja ini terjadi sebulan setelah seorang pria bersenjata menabrakkan truk pikapnya ke sebuah sinagoge besar di daerah Detroit.
Sinagoge di seluruh dunia telah meningkatkan keamanan dan perlindungan bagi para jemaatnya sejak Perdana Menteri Israel terus menebar ancaman kepada warga Timur Tengah berujung pada serangan besar-besaran AS dan Israel secara tiba-tiba ke Iran pada 28 Februari di tengah negosiasi nuklir AS-Iran ditengahi Oman sedang berjalan.