JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan ketersediaan minyak goreng di pasaran tetap aman di tengah pemantauan harga yang terus dilakukan. Distribusi MinyaKita pun kini diarahkan lebih banyak ke pasar rakyat untuk menjaga keterjangkauan bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan minyak goreng masih menjadi komoditas penting, baik bagi rumah tangga maupun pelaku usaha kecil.
"Minyak goreng merupakan kebutuhan pokok masyarakat sekaligus bahan baku penting bagi banyak pelaku usaha kecil seperti warteg, pedagang gorengan, dan UMKM kuliner. Karena itu, pemerintah terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan stok agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," kata Ratu dalam keterangannya, Kamis, 23 April.
Pemantauan dilakukan di pasar tradisional hingga ritel modern untuk memastikan tidak ada gangguan pasokan. Pemerintah daerah juga mengikuti kebijakan hasil rapat koordinasi terbatas yang mengatur distribusi MinyaKita.
Ratu menjelaskan, MinyaKita tidak lagi digunakan dalam skema bantuan pangan sehingga distribusinya bisa difokuskan sepenuhnya ke pasar rakyat.
"Dengan kebijakan tersebut, pasokan MinyaKita akan lebih diarahkan ke pasar rakyat sehingga akses masyarakat terhadap minyak goreng rakyat semakin baik. Kami mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir karena ketersediaan MinyaKita dalam kondisi sangat cukup," jelas Ratu.
Langkah ini diharapkan memperkuat pasokan di pasar tradisional sekaligus menahan lonjakan harga. Terlebih, minyak goreng menjadi kebutuhan harian bagi pelaku usaha kecil seperti warteg dan pedagang gorengan.
Pemprov DKI juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, distributor, BUMN pangan, serta pengelola pasar untuk menjaga kelancaran rantai pasok. Pengawasan di lapangan ditingkatkan guna mencegah penimbunan dan praktik spekulasi harga.
Selain itu, pergerakan harga komoditas strategis terus dipantau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga stabilitas.
BACA JUGA:
"Kami berharap masyarakat berbelanja sesuai kebutuhan dan tetap tenang. Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan terus bekerja menjaga stabilitas harga serta memastikan pasokan minyak goreng tersedia di pasar," ungkap Ratu.