Bagikan:

SUMEDANG - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang, Jawa Barat, menelusuri dugaan kasus kekerasan seksual di lingkungan Universitas Padjadjaran (Unpad).

Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Tanwin Nopiansah mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait informasi yang beredar.

“Kami masih menelusuri kabar tersebut, untuk kejadian yang diduganya itu seperti apa,” katanya di Sumedang, Kamis, 16 April.

Kasus inimencuat ke publik setelah adanya pernyataan sikap yang diunggah Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM Kema) Unpad melalui media sosial.

Ia juga menyampaikan bahwa kepolisian segera menindaklanjuti kasus jika terdapat laporan resmi dari korban kekerasan seksual.

“Tentu jika korban melaporkan secara resmi, kami akan menindaklanjuti atas kejadian tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Humas Unpad Dandi Supriadi meminta kepada awak media untuk menunggu pernyataan resmi yang akan segera dikeluarkan. "Ditunggu, saya masih melakukan pertemuan," singkatnya saat dihubungi.

Sebelumnya, BEM Kema Unpad dalam pernyataan resminya menyebut dugaan kekerasan seksual tersebut melibatkan seorang profesor di lingkungan kampus serta telah berkoordinasi dengan pihak terkait.

Di sisi lain, Unpad menyampaikan komitmen untuk menindaklanjuti dan menegakkan penanganan seluruh kasus kekerasan di lingkungan kampus, termasuk yang melibatkan guru besar, guna memastikan ruang aman bagi sivitas akademika.

Unpad juga menyatakan akan merilis informasi resmi dalam waktu 1x24 jam terkait langkah pencegahan dan penanganan ke depan, sementara BEM Kema Unpad menegaskan akan terus mengawal komitmen tersebut.