Bagikan:

JAKARTA - Jamaah calon haji kelompok terbang (Kloter) pertama yang tiba di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, langsung diarahkan untuk mengikuti serangkaian pemeriksaan dan persiapan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci pada Rabu (22/4) dini hari.

Proses tersebut meliputi registrasi, pengecekan kesehatan, pemeriksaan paspor, hingga proses keimigrasian, termasuk aktivasi Kartu Nusuk.

“Sebelum mereka diberangkatkan ke bandara, mereka (jamaah) akan dicek dulu. Untuk dikumpulkan di SG-1 (gedung serba guna satu), itu khusus untukscreeningakhir, terkait barang-barang bawaan,” ujar Kepala UPT Asrama Haji Pondok Gede Muhammad Ali Zakiyudin, Selasa, 21 April dilansir ANTARA.

Setelah seluruh tahapan selesai, jamaah akan diarahkan menuju kamar masing-masing sebelum diberangkatkan ke bandara menggunakan kendaraan yang telah disiapkan.

Pada tahun ini aktivasi Kartu Nusuk tidak dilakukan di bandara kedatangan tetapi langsung di Asrama Haji sebelum keberangkatan demi memudahkan jamaah calon haji. Kartu tersebut menjadi semacam paspor untuk beribadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Ali menjelaskan Asrama Haji Pondok Gede akan memberangkatkan 393 orang pada Kloter pertama. Mereka telah berbondong-bondong datang ke asrama haji sejak pukul 07.00 WIB.

“Untuk kloter pertama itu 393 orang. Semuanya masuk dari jam 07.00 WIB. Karena dari DKI, masing-masing jamaah tidak membawa banyak rombongan mereka bertahap langsung ke sini,” kata Ali.

Sesuai Tagline yang ditetapkan Kementerian Haji dan Umrah yakni Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan, layanan yang diberikan di Pondok Gede menyesuaikan dengan kebutuhan lapangan.

Jamaah Lansia, disabilitas, dan perempuan diprioritaskan dalam pengecekan dokumen dan langsung di antarkan menggunakan mobil khusus ke kamar masing-masing agar bisa langsung beristirahat sebelum perjalanan panjang.

“Nanti di kamar juga seperti itu mereka juga dapat layanan khusus. Semua yang ditempatkan di lantai 1 itu adalah perempuan, lansia dan disabilitas. Ketika kita mengantar dari SG2 menuju kamar juga ada mobil khusus untuk lansia, disabilitas,” kata Ali.

Ali mengatakan jamaah Kloter pertama akan mulai diberangkatkan ke Bandara Soekarno Hatta pukul 19.30 WIB dengan pesawat terjadwal pukul 00.45 WIB.

Sebelum naik ke bus, barang bawaan jamaah akan kembali dicek di Gedung Serbaguna 1. Area ini akan disterilisasi layaknya area bandara.

Petugas juga mengimbau jamaah untuk tidak membawa benda tajam seperti gunting kuku atau staples di tas kabin karena akan disita saat pemeriksaan.

“Kadang-kadang sering itu kan gunting kuku ya. Kadang-kadang mereka tidak sadar bahwa itu adalah hal yang ringan. Tapi kadang-kadang mereka sudah terbiasa menaruh peralatan-peralatan yang dipakai seperti staples. Itu juga sering,” katanya.