Bagikan:

JAKARTA - Menteri Pertahanan Prancis Catherine Vautrin mengatakan negara-negara Eropa termasuk Belgia, Belanda, dan Prancis memiliki kemampuan membersihkan ranjau yang dapat membantu mengamankan jalur strategis energi dunia di Selat Hormuz.

Vautrin mengatakan kepada televisi TF1 diilaporkan Al Jazeera pada Jumat 17 April bahwa negara-negara Eropa dapat menyediakan "layanan pengawalan yang didukung penuh" untuk kapal-kapal yang melewati jalur energi strategis di selat kawasan Teluk tersebut.

Ia menambahkan bahwa hal ini akan dibahas dalam pembicaraan di Paris hari ini, Jumat 17 April, tentang pembukaan Selat Hormuz.

Prancis dan Inggris memimpin bersama pertemuan sekitar 40 negara di Paris ini yang bertujuan untuk menunjukkan kepada Amerika Serikat (AS) bahwa sekutu dekat siap membantu memulihkan kebebasan navigasi di selat tersebut.

Selat Hormuz adalah jalur pelayaran vital global yang biasanya dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia.