JAKARTA - Penyelenggaraan haji 2026 tak hanya bicara hotel, dapur, dan bus. Pemerintah juga mulai menguji pola baru embarkasi. Salah satu yang paling menonjol adalah Yogyakarta, yang tak memakai asrama haji, melainkan hotel dekat bandara.
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch. Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengatakan tahun ini Indonesia menyiapkan 16 embarkasi, termasuk tambahan baru di Cipondoh dan Yogyakarta.
“Yogyakarta ini kita tidak menggunakan asrama haji tapi kita menggunakan hotel yang ada di dekat bandara,” kata Irfan di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 15 April.
Menurut Irfan, langkah itu bukan sekadar penyesuaian teknis, melainkan uji coba model baru penyelenggaraan embarkasi.
“Ini pilot project kita bagaimana kita berupaya mencoba menggunakan pembentukan embarkasi tanpa memiliki asrama haji,” ujarnya.
BACA JUGA:
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan fast track di empat bandara, yakni Soekarno-Hatta, Solo, Juanda, dan Makassar. Dengan sistem ini, pemeriksaan imigrasi Saudi dilakukan di Indonesia agar jemaah bisa langsung bergerak setibanya di Tanah Suci.
Model baru ini akan diuji dalam operasional riil. Jika berjalan mulus, pola embarkasi tanpa asrama bisa menjadi opsi untuk wilayah lain pada masa mendatang.
“Begitu tiba di Saudi jemaah itu bisa langsung keluar bandara langsung menuju bisnya masing-masing tanpa pemeriksaan lagi di bandara,” katanya.