Bagikan:

JAKARTA - Prancis memberi saran kepada Bahrain terkait resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengizinkan penggunaan kekuatan untuk membuka Selat Hormuz, Politico melaporkan pada Kamis (1/4), mengutip diplomat anonim.

Financial Times sebelumnya melaporkan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain tengah mengupayakan resolusi DK PBB untuk memulihkan pelayaran di Selat Hormuz.

Namun, sumber menyebut Rusia dan China kemungkinan akan menentang langkah itu.

Dilansir ANTARA dari Sputnik, Kamis, 2 April, diplomat anonim mengatakan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot bertemu mitranya dari Bahrain serta pejabat negara Teluk lainnya pada 25 Maret untuk bertukar pandangan.

Pertemuan itu bertujuan meningkatkan peluang adopsi resolusi dan implementasinya.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Eskalasi di kawasan itu menyebabkan blokade de facto Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair ke pasar global, sehingga memengaruhi ekspor dan produksi energi serta mendorong kenaikan harga.