Bagikan:

JAKARTA - Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez pada Hari Rabu menyerukan konsistensi dalam menegakkan hukum internasional, memperingatkan terhadap standar ganda dalam menanggapi konflik global.

PM Sanchez menekankan, negara-negara tidak dapat mengutuk invasi Rusia ke Ukraina atau membela integritas teritorial Greenland, sementara tetap diam terhadap pelanggaran di tempat lain.

"Yang tidak dapat kita lakukan adalah mengutuk invasi ke Ukraina dan memuji serangan (terhadap) Iran," katanya kepada majelis rendah parlemen Spanyol, menambahkan: "Kita tidak dapat menuntut penghormatan terhadap integritas teritorial Greenland dan tetap diam ketika integritas teritorial dilanggar di Gaza atau Lebanon," seperti melansir Anadolu (25/3).

Lebih lanjut ia menekankan, membela tatanan internasional membutuhkan koherensi dan konsistensi, memperingatkan bahwa reaksi selektif merusak kredibilitasnya.

PM Sanchez juga menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berusaha mengulangi di Lebanon "kehancuran dan penderitaan yang sama yang dilakukan di Gaza."

Pemimpin Spanyol itu juga mengkritik apa yang digambarkannya sebagai konsekuensi yang lebih luas dari perang di Timur Tengah.

"Menurut pendapat saya, mereka telah mencapai hal-hal berikut: Pertama, merusak hukum internasional, mendestabilisasi Timur Tengah, memicu konflik di Irak dan Lebanon, dan mengubur Gaza di bawah reruntuhan, bukan kali ini di bawah reruntuhan beton, tetapi di bawah kelupaan dan ketidakpedulian," tandasnya.