Bagikan:

JAKARTA - Kementerian Pertahanan Turki pada Hari Senin mengatakan, Ankara mengerahkan enam jet tempur F-16 dan sistem pertahanan udara ke Siprus Utara untuk meningkatkan keamanan komunitas Turki di sana di tengah eskalasi Timur Tengah, menambahkan langkah-langkah tambahan akan diambil jika diperlukan.

Salah satu kekuatan militer utama Eropa itu telah meningkatkan pengerahan militer ke pulau yang terpecah secara etnis tersebut dalam beberapa hari terakhir, setelah sebuah drone Iran, yang menurut pejabat keamanan ditembakkan oleh Hizbullah, sekutu Iran di Lebanon, menghantam Pangkalan Udara Akrotiri Inggris di Siprus pekan lalu.

"Dalam konteks perkembangan terbaru di kawasan kita, enam jet tempur F-16 dan sistem pertahanan udara telah dikerahkan ke Republik Turki Siprus Utara mulai hari ini," kata kementerian dalam pernyataan, menambahkan ini adalah bagian dari perencanaan bertahap untuk memperkuat keamanan negara yang memisahkan diri tersebut, melansir Al Arabiya dari Reuters (9/3).

"Sebagai hasil dari evaluasi yang akan dilakukan tergantung pada perkembangan, langkah-langkah tambahan akan terus diambil, jika perlu," tambah kementerian.

Turki sendiri tidak mengakui Pemerintahan Siprus Yunani yang diakui secara internasional dan merupakan anggota Uni Eropa di selatan pulau itu, dan merupakan satu-satunya negara yang mengakui negara Siprus Turki di utara.

Diketahui, eskalasi regional di Timur Tengah meningkat sejak Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, dan melukai lebih dari 10.000 lainnya, dikutip dari Anadolu.

Teheran membalas dengan serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel, Irak, Yordania, dan negara-negara Teluk yang menjadi tempat aset militer AS berada.

Pekan lalu, pertahanan NATO menembak jatuh rudal balistik yang ditembakkan dari Iran ke wilayah udara Turki, dalam eskalasi signifikan perang AS-Israel melawan Iran yang telah menyebar ke wilayah yang lebih luas.

Ankara, anggota NATO, memperingatkan Iran pada Hari Sabtu agar tidak menembakkan lebih banyak rudal ke arahnya.

Di sisi lain, Turki mengkritik pengerahan pasukan Eropa ke Siprus sebagai langkah-langkah yang berisiko menyeret pulau itu ke dalam konflik.