JAKARTA - Diplomat utama China melakukan komunikasi dengan Iran hingga Israel terkait situasi di Kawasan Timur Tengah saat ini, menekankan perang bukan solusi untuk menyelesaikan permasalahan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning mengatakan pada Hari Kamis, China "sangat prihatin" tentang situasi tegang di kawasan tersebut.
Ia mengatakan, Menteri Luar Negeri Wang Yi telah melakukan panggilan telepon dengan para mitranya dari Rusia, Iran, Oman, Prancis, Israel, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab untuk bertukar pandangan tentang situasi regional yang berkembang.
Menlu Wang menekankan, operasi militer harus segera dihentikan dan bahwa para pihak harus kembali ke dialog dan negosiasi sesegera mungkin, kata Mao.
Ia menambahkan, eskalasi konflik yang berkepanjangan tidak menguntungkan siapa pun.
"China percaya bahwa perang dan kekerasan tidak dapat menyelesaikan masalah untuk selamanya. Dialog dan negosiasi adalah solusi yang tepat, dan penyelesaian perselisihan dan perbedaan secara politik dan diplomatik harus dijunjung tinggi," kata Mao, melansir Anadolu (6/3).
Mao mencatat, Beijing akan segera mengirim Utusan Khusus Tiongkok untuk Timur Tengah Zhai Jun ke wilayah tersebut untuk secara aktif terlibat dengan aktor-aktor regional dan berupaya meredakan ketegangan.
BACA JUGA:
Diketahui, Israel dan Amerika Serikat terus melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran sejak Sabtu pekan lalu, menewaskan sedikitnya 926 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan para pejabat militer tinggi.
Iran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi tempat aset militer AS berada.