Bagikan:

JAKARTA - Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan Ukraina membutuhkan bantuan militer 'sampai pertumpahan darah berhenti'

Itu disampaikan Rutte menyampaikan pidato menandai tahun keempat invasi skala penuh Rusia ke Ukrainadi markas besar NATO di Brussels, Belgia.

“NATO berdiri bersama Ukraina sejak awal. Kami berdiri bersama Anda hari ini, dan kami akan berdiri bersama Anda sepanjang tantangan di masa mendatang,” janji Rutte dikutip dari AL Jazeera, Selasa 24 Februari.

“Sangat penting bahwa Ukraina terus mendapatkan bantuan militer, keuangan, dan kemanusiaan yang dibutuhkannya,” samnbungnya.

Ia menambahkan bahwa bantuan militer, termasuk untuk pertahanan Ukraina sangat penting.

“Ukraina membutuhkan lebih banyak,” lanjut Rutte.

“Karena janji bantuan tidak mengakhiri perang. Ukraina membutuhkan amunisi hari ini, dan setiap hari, sampai pertumpahan darah berhenti,” lanjut Rutte.

Militer Ukraina. (Instagram @uaf_general_staff)

Rutte juga menyerukan kepada negara-negara anggota NATO untuk memberikan komitmen untuk mendorong perdamaian di Ukraina.

“Ketika pertempuran akhirnya berhenti, perdamaian harus dipertahankan,” ujarnya.

“Dengan kekuatan militer Ukraina yang kuat siap untuk mencegah dan membela, serta jaminan keamanan yang efektif dari mitra Ukraina: Eropa, Kanada, dan Amerika Serikat,” tambahnya.

“Rakyat Ukraina berhak atas perdamaian yang adil dan abadi. Keamanan mereka adalah keamanan kita. Tidak akan ada perdamaian sejati di Eropa tanpa perdamaian sejati di Ukraina,” ujar Rutte.