Bagikan:

JAKARTA - Pengadilan Tunisia memutuskan untuk membebaskan Ahmed Souab, advokat terkenal di negara itu yang kerap mengkritik Presiden Tunisia Kais Saied.

Pengadilan tidak memberikan alasan atas keputusannya membebaskan Souab pada Senin waktu setempat.

“Ini adalah kabar yang sangat baik, dan kami berharap ini akan diikuti oleh pembebasan semua tahanan yang dipenjara secara tidak adil,” kata saudara laki-laki Souab, Mongi kepada Reuters.

“Kami sedang dalam perjalanan ke penjara menunggu pembebasannya,” sambungnya.

Souab sedang menjalani lima tahun masa hukuman penjara sejak dikerangkeng tahun lalu. Belum lama ini, keluarganya mengatakan yang bersangkutan mengalami masalah kesehatan.

Saat Souab ditangkap tahun lalu, publik di Tunisia marah. Kelompok masyarakat sipil di Tunisia menilai penangkapan itu sebagai bentuk pembungkaman kritik dan mengukuhkan otoritarianisme di negara itu.

Souab memiliki jejak sebagai pengacara dan pensiunan hakim administrasi tercatat berulang kali mengatakan bahwa lembaga peradilan telah kehilangan independensinya di bawah Pemerintahan Saied.

Tahun lalu, Souab mengatakan bahwa lembaga peradilan Tunisia telah hancur, sementara para hakimnya berada di bawah tekanan "dengan pisau di kepala mereka."

Pihak berwenang menganggap komentarnya sebagai ancaman terhadap para hakim, dan menahannya dengan tuduhan terkait terorisme.