JAYAPURA - Satgas Damai Cartenz mengerahkan personel Polri untuk mengamankan wilayah Korowai Batu atau Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, menyusul belum adanya polsek maupun anggota kepolisian yang bertugas di wilayah tersebut.
Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Faizal Rahmadani mengatakan, pengerahan personel dilakukan untuk mencegah gangguan keamanan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
“Hingga saat ini memang di wilayah itu belum ada anggota Polri yang berdinas sehingga Satgas Damai Cartenz mengerahkan personel untuk mengamankan wilayah itu dari gangguan KKB,” kata Faizal Rahmadani saat dihubungi dari Jayapura, Antara, Kamis, 12 Februari.
Faizal yang juga menjabat Wakil Kepala Polda Papua menjelaskan, tim Satgas Damai Cartenz telah tiba di Korowai Batu setelah menerima informasi terkait penembakan terhadap pesawat Smart Air sesaat setelah mendarat di lapangan terbang setempat.
Dalam insiden tersebut, dua kru pesawat Smart Air, Kapten Enggo dan Kapten Baskoro, dilaporkan berusaha menyelamatkan diri dengan keluar dari pesawat. Namun, keduanya dikejar dan ditembak oleh kelompok bersenjata.
Jenazah kedua kru pesawat tersebut telah dievakuasi dari lokasi kejadian dan diterbangkan ke Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
“Memang benar jenazah kedua korban penembakan KKB itu sudah dievakuasi ke Timika,” ujar Faizal, yang baru kembali dari Korowai Batu.
BACA JUGA:
Insiden penembakan terjadi saat pesawat Smart Air yang membawa 13 penumpang dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, mendarat di lapangan terbang Korowai Batu. Aparat keamanan kini melakukan pengamanan wilayah sekaligus pendalaman terhadap peristiwa tersebut.