Bagikan:

BANYUWANGI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Jawa Timur, mencatat sebanyak 52 rumah warga di empat desa mengalami kerusakan ringan hingga berat akibat diterjang angin kencang.

Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi Partana mengatakan, peristiwa angin kencang terjadi pada Sabtu petang kemarin dan melanda Desa Karangsari, Desa Temuguruh, serta Desa Temuasri di Kecamatan Sempu.

Selain itu, dampak angin kencang juga dirasakan warga Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.

“Selain tiga desa di Kecamatan Sempu, angin kencang juga merusak sejumlah rumah di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar,” ujar Partana di Banyuwangi, Antara, Minggu, 8 Februari.

Menurut Partana, wilayah terdampak paling banyak berada di Kecamatan Sempu dengan total 49 rumah warga serta enam kandang ayam yang tersebar di tiga desa. Sementara itu, kerusakan paling parah terjadi di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, di mana sejumlah atap rumah warga porak-poranda disapu angin.

Bahkan, dua rumah warga di Desa Temuguruh dilaporkan mengalami kerusakan berat setelah bagian dapur ambruk.

“Kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga berat, namun mayoritas mengalami kerusakan ringan pada bagian atap,” kata dia.

Hasil asesmen BPBD juga mencatat dampak bencana hidrometeorologi tersebut menyebabkan jaringan listrik terputus. Akibatnya, sembilan rumah warga di Desa Tembokrejo sempat mengalami pemadaman listrik. Kondisi tersebut kini telah ditangani oleh PLN setelah menerima laporan dari BPBD.

Partana memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sejak Sabtu malam, BPBD bersama relawan serta TNI dan Polri telah bergerak membantu warga terdampak sekaligus memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

“Sabtu malam kami langsung menyalurkan bantuan tahap awal berupa bahan pangan dan terpal. Hari ini kami juga melakukan pendataan untuk bantuan tahap kedua seperti selimut, kasur lipat, matras, bahkan paket bantuan balita jika ada anak kecil,” ujarnya.

Selain itu, BPBD masih mendata kebutuhan lain yang diperlukan warga, termasuk asbes, kayu, dan material bangunan lainnya guna membantu perbaikan rumah yang rusak akibat angin kencang.