Bagikan:

JAKARTA - Rusia dan Ukrain melakukan pertukaran tahanan perang, usai dialog trilateral yang konstruktif dengan melibatkan di Amerika Serikat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).

Rusia, Ukraina dan Amerika Serikat kembali melanjutkan dialog trilateral, pada 4-5 Februari guna mencari jalan mengakhiri perang dua negara bertetangga yang sudah berlangsung selama empat tahun.

"Pertukaran tersebut melibatkan 314 tahanan – masing-masing pihak 157 tahanan – sehingga jumlah total tahanan yang ditukar melalui upaya mediasi UEA menjadi 4.955," lapor kantor berita negara WAM pada Kamis malam, dikutip dari The National (6/2).

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memuji pertukaran tersebut dalam unggahan di media sosialnya.

"Pertukaran hari ini terjadi setelah jeda yang panjang, dan sangat penting bahwa kita dapat mewujudkannya," tulisnya di X.

"Saya berterima kasih kepada semua orang yang bekerja untuk mewujudkan pertukaran ini, serta semua orang di garis depan yang berkontribusi untuk memperluas dana pertukaran Ukraina. Tanpa tekad para pejuang kita, pertukaran seperti itu tidak mungkin terjadi," cuit Presiden Zelensky.

Sebelumnya Utusan Khusus AS Steve Witkoff dalam cuitannya di media sosial X mengumumkan pembebasan tahanan, menambahkan hal itu berasal dari pembicaraan yang produktif dan terperinci di Abu Dhabi.

"Hari ini, delegasi dari AS, Ukraina, dan Rusia sepakat untuk menukar 314 tahanan – pertukaran pertama dalam lima bulan," tulis Steve Witkoff.

"Hasil ini dicapai dari pembicaraan perdamaian yang terperinci dan produktif," lanjutnya.

perundingan trilateran as, rusia, ukraina
Pertemuan trilateral AS-Rusia-Ukraina di Abu Dhabi. (Sumber: The UAE Ministry of Foreign Affairs Press Service via TASS)

"Meskipun masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, langkah-langkah seperti ini menunjukkan bahwa keterlibatan diplomatik yang berkelanjutan memberikan hasil nyata dan memajukan upaya untuk mengakhiri perang di Ukraina. Diskusi akan berlanjut, dengan kemajuan tambahan yang diharapkan dalam beberapa minggu mendatang," tandasnya.

Witkoff mengucapkan terima kasih kepada UEA karena telah menjadi tuan rumah pembicaraan tersebut dan memuji Presiden AS Donald Trump "atas kepemimpinannya dalam mewujudkan kesepakatan ini."

Sedangkan Kementerian Luar Negeri UEA mengucapkan terima kasih kepada Rusia dan Ukraina atas kerja sama mereka dengan upaya mediasi Emirat.

Kementerian tersebut mengatakan, pertukaran tahanan terbaru bertepatan dengan pembicaraan trilateral yang diselenggarakan Abu Dhabi, yang menurutnya mencerminkan komitmen UEA terhadap kerja sama strategis dan menyoroti kepercayaan internasional terhadap perannya dalam memungkinkan dialog.

Jumlah total mediasi Emirat yang terjadi selama krisis adalah 18, yang mencerminkan kedalaman hubungan yang menyatukan UEA dengan Rusia dan Ukraina.

Kementerian tersebut menegaskan, UEA akan terus berupaya mendukung berbagai upaya untuk mencapai solusi damai bagi konflik di Ukraina dan untuk mengurangi dampak kemanusiaan yang diakibatkannya.

Reuters melaporkan, pembicaraan di Abu Dhabi berakhir pada Kamis sore. Baik Rusia maupun Ukraina mengatakan pembicaraan tersebut positif, tambahnya.

Negosiator Ukraina Rustem Umerov mengatakan pada Rabu malam, diskusi tersebut "bermakna dan produktif", "Berfokus pada langkah-langkah konkret dan solusi praktis".

Sedangkan Utusan Rusia Kirill Dmitriev mengatakan pada Hari Kamis, ada kemajuan dan suasana positif.

"Para penghasut perang dari Eropa, dari Inggris, terus-menerus mencoba untuk mengganggu proses ini, terus-menerus mencoba untuk mencampurinya," lapor Reuters mengutip pernyataan Dmitriev.

"Dan semakin banyak upaya seperti itu, semakin kita melihat bahwa kemajuan pasti sedang dicapai," tandasnya.