JAKARTA - Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan pada Hari Minggu, dokumen jaminan keamanan Amerika Serikat untuk Ukraina sudah siap, tinggal menunggu tempat dan waktu untuk ditandatangani, menunjukan pembicaraan akhir pekan dengan Rusia telah mencapai beberapa kemajuan.
"Bagi kami, jaminan keamanan adalah jaminan keamanan dari Amerika Serikat. Dokumen tersebut 100 persen siap, dan kami menunggu mitra kami untuk mengkonfirmasi tanggal dan tempat kapan kami akan menandatanganinya," kata Presiden Zelensky dalam konferensi pers selama kunjungannya ke Vilnius, Lithuania, melansir Al Arabiya dan Reuters (26/1).
"Dokumen tersebut kemudian akan dikirim untuk ratifikasi ke Kongres AS dan parlemen Ukraina," lanjutnya.
"Rencana 20 poin (AS) dan isu-isu problematik sedang dibahas. Ada banyak isu problematik, tetapi sekarang jumlahnya lebih sedikit," ungkap Presiden Zelensky.
Ia mengatakan Moskow ingin melakukan segala upaya untuk membuat Ukraina meninggalkan wilayah timur yang belum dapat direbut Moskow sejak invasi skala penuh yang memicu perang.
Tetapi Kyiv, katanya, tidak bergeming dari posisinya bahwa integritas teritorial Ukraina harus dijunjung tinggi.
"Ini adalah dua posisi yang sangat berbeda, posisi Ukraina dan Rusia. Amerika Serikat sedang berupaya mencari kompromi," jelasnya, menambahkan semua pihak harus siap berkompromi, termasuk Amerika Serikat.
BACA JUGA:
Diketahui, para negosiator Ukraina dan Rusia mengadakan pertemuan trilateral pertama mereka yang melibatkan mediator Amerika Serikat pada Hari Jumat dan Sabtu, membahas kerangka kerja Washington dalam mengakhiri perang yang hampir berlangsung selama empat tahun, tetapi tidak ada kesepakatan yang tercapai.
Kendati demikian, baik Moskow dan Kyiv sama-sama mengatakan terbuka untuk dialog lebih lanjut.
Seorang pejabat AS mengatakan setelah pembicaraan akhir pekan, diskusi lebih lanjut diharapkan digelar Hari Minggu mendatang.