Bagikan:

JAKARTA - Perdana Menteri Korea Selatan (Korsel)KimMin-seok dalam pertemuan dengan Wakil Presiden AS JD Vance di Washington mengusulkan agar Amerika Serikat (AS) mengirim utusan khusus ke Korea Utara.

“Pertama, saya sampaikan kepada Vance pada kenyataannya hanya Trump yang memiliki kemauan dan kemampuan untuk memperbaiki hubungan dengan Korea Utara,” ujar Kim Min-seok, seperti dikutip kantor berita Yonhap yang berbasis di Seoul, dilansir ANTARA, Sabtu, 24 Januari.

“Kedua, saya mengatakan pengiriman utusan khusus ke Korea Utara, siapa pun orangnya, dapat menjadi pendekatan untuk menyatakan niat meningkatkan hubungan,” tambahnya.

Kim juga mengatakan dirinya memiliki pandangan mengenai sejumlah kandidat yang dinilai paling optimal untuk posisi tersebut.

Dalam pertemuan itu, Kim dan Vance turut membahas penyelidikan yang sedang dilakukan Seoul terhadap perusahaan e-commerce Coupang yang terdaftar di bursa AS, terkait dugaan kebocoran data pelanggan yang diyakini mencakup informasi pribadi sekitar 33,7 juta pengguna.

Namun, pihak perusahaan menyatakan hanya data sekitar 3.000 akun pelanggan yang terdampak.

“Vance meminta agar Seoul dan Washington mengelola isu ini dengan baik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman antara kedua pemerintah dan tidak semakin memanas,” kata Kim.

Dirinya berjanji akan segera menyampaikan pandangan Seoul setiap kali muncul informasi yang tidak benar.

Dua investor AS,Kamis (22/1), memberi tahu Seoul mengenai niat mereka mengajukan klaim arbitrase atas tindakan yang mereka sebut bersifat diskriminatif terhadap Coupang, serta meminta Washington meluncurkan penyelidikan.

Kim mengatakan dirinya juga telah menyampaikan secara tegas kepada Vance, tidak ada perlakuan diskriminatif terhadap bisnis AS di Korea Selatan.

Kunjungan tersebutmerupakan perjalanan luar negeri pertama Kim sejak menjabat sebagai perdana menteri, sekaligus kunjungan mandiri pertama seorang perdana menteri Korea Selatan ke ASsejak akhir 1980-an.

Coupang adalah perusahaan e-commerceraksasa asal Korsel dan kerapdijuluki sebagai "Amazon-nya Korea".Didirikan pada 2010 oleh Bom Kim. Meskipun berakar kuat dengan operasional utama di Korsel dan Taiwan,perusahaan ini terinkorporasi di Delaware, AS, dan berkantor pusat di Seattle, Washington.

Coupangmerupakan pemimpin pasar e-commerceKorsel dengan layanan "Rocket Delivery" yang mampu mengirimkan barang dalam hitungan jam atau keesokan harinya. Selain ritel online (pakaian, elektronik, bahan makanan), Coupang juga bergerak di bidang pengiriman makanan (Coupang Eats), streaming video (Coupang Play), dan akuisisi platform fashion mewah (Farfetch).

Coupang melakukan Penawaran Umum Perdana (IPO) di Bursa Saham New York (NYSE) pada Maret 2021.