JAKARTA - Transjakarta menghentikan sementara sejumlah layanan armadanya pada Jumat, 23 Januari pagi akibat banjir yanh melanda di sejumlah ruas jalan Jakarta. Penyesuaian ini dilakukan menyusul kondisi cuaca dan genangan yang membuat sebagian akses jalan tidak dapat dilalui armada.
Penghentian layanan bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat penyesuaian layanan tersebut.
"Transjakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan, dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan," kata Ayu dalam keterangannya, Jumat, 23 Januari.
Di wilayah Rawa Buaya, rute yang berhenti beroperasi sementara meliputi rute 3C, 3D, 9F, 12A, dan 12C. Sementara di area Grogol dan Jakarta Utara, layanan JAK 04, JAK 56, JAK 05, dan JAK 80 juga tidak dapat melayani pelanggan.
Selain penghentian sementara, Transjakarta juga melakukan pengalihan jalur pada sejumlah layanan. Koridor 9 rute Pinang Ranti–Pluit dialihkan melalui jalan tol untuk arah Pluit dan tidak melayani Halte Kali Grogol hingga Jembatan Tiga.
Penyesuaian serupa dilakukan pada rute 1M Meruya–Blok M. Rute ini dialihkan akibat genangan di Jalan Flamboyan dan tidak melayani Bus Stop Karya Bakti Srengseng hingga Tolo untuk kedua arah.
BACA JUGA:
Beberapa rute lain yang mengalami pengalihan jalur antara lain rute 5N, 3E, dan 6W. Ketiga rute tersebut dialihkan di titik Pasar Kambing, Royal Palem, dan Bangka Raya.
Untuk layanan Mikrotrans, Transjakarta menyampaikan bahwa sejumlah rute masih beroperasi dengan modifikasi jalur. Penyesuaian dilakukan dengan tidak melayani wilayah yang terdapat titik genangan.
Rute Mikrotrans yang tetap beroperasi dengan perubahan jalur antara lain JAK 02, JAK 27, JAK 53, JAK 75, dan JAK 78A.