Bagikan:

MUKOMUKO - Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, mengalokasikan anggaran sekitar Rp700 juta untuk pelaksanaan pemilihan kepala desa atau pilkades serentak tahun 2026.

"Pilkades serentak tahun 2026 akan dilaksanakan di 37 desa dan anggarannya sesuai dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) sekitar Rp700 juta," kata Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Mukomuko Wagimin di Mukomuko, Antara, Rabu, 21 Januari.

Sebanyak 37 desa yang akan menggelar pilkades serentak pada 2026 tersebut merupakan desa yang masa jabatan kepala desanya berakhir pada November 2024.

Namun, pemerintah kabupaten menunda pelaksanaan pilkades serentak pada 2024 karena bertepatan dengan agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Selanjutnya pada 2025, Pemkab Mukomuko kembali menunda pilkades serentak karena adanya efisiensi atau penyesuaian anggaran.

Untuk persiapan pelaksanaan pilkades serentak di daerah tersebut, kata dia, masih diperlukan pembahasan lebih lanjut dengan instansi terkait serta persetujuan dari kepala daerah.

Dalam pembahasan bersama berbagai pihak itu akan ditentukan apakah pilkades serentak dilaksanakan atau tidak. Apabila pilkades serentak jadi dilaksanakan tahun ini, pembahasan tersebut akan dilanjutkan dengan pembentukan panitia tingkat kabupaten.

Selanjutnya, panitia akan menetapkan jadwal pelaksanaan pilkades serentak di 37 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan itu.

Sementara itu, jabatan kepala desa di 37 desa tersebut saat ini dijabat oleh pelaksana tugas sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

"Apabila masa jabatan pelaksana tugas kepala desa habis maka akan langsung diperpanjang," kata Wagimin.