Bagikan:

JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuka peluang baru diplomasi budaya Indonesia melalui rencana joint nomination tradisi Semana Santa dan penguatan kerja sama perfilman dengan Meksiko dan Georgia.

Langkah ini dinilai strategis untuk memperluas pengakuan budaya Indonesia di tingkat global, bukan sekadar agenda seremonial.

Dalam dialog dengan Duta Besar Meksiko untuk Indonesia, Fransisco de la Torre Galindo di Gedung Kementerian Kebudayaan, Selasa, 20 Januari tersebut, Fadli menyoroti kesamaan tradisi Semana Santa di Larantuka, Flores, dengan perayaan Paskah di Amerika Latin. Kesamaan itu dinilai layak diajukan sebagai nominasi bersama Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO, baik sebagai usulan baru maupun perluasan pencatatan lintas negara.

“Kesamaan tradisi lintas bangsa adalah ruang kolaborasi yang konkret. Ini bukan hanya soal pengakuan, tapi juga diplomasi budaya yang hidup,” ujar Fadli.

Galindo menegaskan, budaya berbasis komunitas di Meksiko terbukti efektif membangun dialog dan saling pengertian antarnegara.

Di tempat yang sama, Fadli juga berdialog dengan Duta Besar Georgia untuk Indonesia, Tornike Nozadze. Ia menilai kerja sama budaya Indonesia–Georgia belum dimanfaatkan optimal, meski nota kesepahaman telah tersedia. Fokus diarahkan pada industri film sebagai pintu masuk paling realistis dan berdampak.

Georgia mengusulkan pemutaran film timbal balik, partisipasi festival, hingga produksi bersama dengan skema pendanaan kolaboratif. Georgian National Film Center menyatakan kesiapan kerja sama teknis antarlembaga. Selain film, Georgia menawarkan pertukaran kelompok seni tradisional, termasuk nyanyian polifonik yang telah diakui UNESCO.

“Saya percaya people-to-people contact melalui budaya jauh lebih efektif daripada sekadar pengenalan geografis atau akademis,” kata Duta Besar Georgia.

Menbud Fadli pun sependapat bahwa ranah film dapat menjadi medium paling efektif untuk dimulainya kerja sama. Ia menuturkan, “Kita dapat memulai melalui pemutaran film, partisipasi dalam festival, dan bertahap akan mengarah pada pengembangan skenario serta produksi bersama. Skema pendanaan bersama dan matching fund dapat kita eksplorasi lebih lanjut.”