Bagikan:

YOGYAKARTA – Ketegangan geopolitik global semakin meningkat setelah Amerika Serikat berselisih dengan sejumlah negara, mulai dari Iran di Timur Tengah hingga isu “pencaplokan” Greenland. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan terjadinya prahara besar yang menimpa dunia, yakni Perang Dunia III.

Dikutip dari laman The Economic Times, ada beberapa negara yang dinilai paling aman jika perang dunia III benar-benar terjadi. Penilain ini didasarkan pada faktor netralitas politik, isolasi geografis, dan minimnya keterlibatan dalam konflik global.

Negara Paling Aman saat Perang Dunia III

Berikut deretan negara yang dinilai paling aman saat perang dunia III terjadi:

  1. Selandia Baru

Terletak jauh di Pasifik Selatan, Selandia Baru relatif terisolasi dari pusat konflik dunia. Negara ini cenderung menghindari keterlibatan militer langsung meski memiliki hubungan diplomatik luas. Peringkat tinggi dalam Indeks Perdamaian Global dan kondisi alam pegunungan menjadikannya salah satu wilayah paling aman di dunia.

  1. Islandia

Islandia memiliki posisi geografis yang terpencil di Atlantik Utara dan minim kepentingan strategis global. Negara ini dikenal damai serta tidak memiliki sejarah perang besar.

Sebagai negara kepulauan, Islandia relatif terlindungi dari konflik darat di Eropa, meski tetap berpotensi terdampak secara tidak langsung.

  1. Indonesia

Indonesia dikenal konsisten menjalankan politik luar negeri “bebas dan aktif” sejak era Presiden Soekarno.

Sebagai negara kepulauan besar yang tidak berpihak pada kekuatan global tertentu, Indonesia berupaya menjaga jarak dari konflik internasional dan aktif mendorong perdamaian dunia.

Sikap ini membuat Indonesia sering dinilai relatif netral dalam ketegangan global.

  1. Swiss

Swiss dikenal sebagai simbol netralitas dunia. Kebijakan luar negeri netral yang telah diakui sejak Kongres Wina tahun 1815 membuat negara ini tidak terlibat dalam perang besar selama ratusan tahun.

Perlindungan alami Pegunungan Alpen, status negara terkurung daratan, serta ribuan bunker perlindungan nuklir menjadikan Swiss sangat aman ketika terjadi perang dunia III.

  1. Norwegia

Meski tergabung dalam NATO, Norwegia juga dianggap sebagai negara paling aman saat perang dunia III.

Secara geografis, Norwegia memiliki wilayah terjal, populasi kecil, dan lokasi di kawasan Arktik yang secara strategis mengurangi risiko serangan langsung.

Kondisi geografis ini berperan besar dalam menekan dampak konflik berskala luas.

  1. Australia

Australia memiliki keunggulan berupa isolasi geografis, kepadatan penduduk rendah, dan sumber daya alam melimpah. Faktor-faktor tersebut membuatnya kurang menarik sebagai target konflik sekaligus lebih tangguh dalam menghadapi kondisi pascaperang.

  1. Bhutan

Bhutan berada di kawasan Himalaya dan mengusung filosofi “Kebahagiaan Nasional Bruto” yang menekankan perdamaian dan keseimbangan hidup.

Hubungan internasional yang terbatas membuat Bhutan jarang terlibat dalam konflik geopolitik. Medan pegunungan juga memberikan perlindungan alami yang kuat.

Demikian informasi tentang negara paling aman saat perang dunia III pecah. Untuk mendapatkan update berita menarik lainnya, kunjungi laman VOI.id.