Bagikan:

JAKARTA - Sejumlah warga terdampak banjir di RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, mendapatkan bantuan beras dan mie instan oleh jajaran Forkopimca Kelapa Gading pada Minggu, 18 Januari, sore.

Pemberian bantuan beras dan mie instan langsung diserahkan kepada korban terdampak banjir di posko pengungsian RT 06/03, Masjid Jami Albahriyah, Kelurahan Pegangsaan Dua.

"Sembako yang diberikan berupa 14 karung beras dan 14 kerdus mie instan," kata Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko Putra saat dikonfirmasi, Minggu, 18 Januari.

Proses pemberian bantuan berlangsung dramatis.

Tim gabungan Forkopimca terpaksa membawa bantuan menggunakan perahu untuk dapat menjangkau ke lokasi posko banjir. Pasalnya, sekitar kawasan tersebut masih digenangi banjir.

"Pendistribusian dilakukan dengan menggunakan perahu," ujarnya.

Kapolsek memastikan agar warga terdampak banjir di wilayah Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, memiliki makanan dan kebutuhan pokok lainnya selama masa pemulihan.

"Semoga bantuan ini mengurangi kesulitan warga yang mungkin terputus aksesnya karena banjir. Kami bersama instansi terkait hadir untuk mengimbau kepada warga," katanya.

Pasalnya saat ini, ketinggian air di lokasi mencapai 50-60 cm. Akses masuk ke lokasi pengungsian ke RT 06/03 harus menggunakan perahu.

"Kami terus memantau kondisi wilayah," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, ratusan warga RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, korban terdampak banjir terpaksa mengungsi lantaran rumah mereka masih terendam air pada Minggu, 18 Januari 2026.

Lurah Pegangsaan Dua, Sarmudi mengatakan, ada 201 warga yang mengungsi di beberapa masjid, mushola, serta gardu warga yang dijadikan tempat penampungan sementara.

"Warga mengungsi di sejumlah lokasi mulai dari Masjid At-Taqwa RT 003/03, Masjid Al-Husnah RT 004/03, Gardu FBR dan Mushola Darul Mukmin RT 005/03, kemudian Masjid Jami Albahriyah RT 006/03," kata Sarmudi saat dikonfirmasi.